Headline

Opini

SOROT

Sports

Mengaku Kena Gejala Covid, UAS: Saya Sudah Sangka Mau Mati

          Mengaku Kena Gejala Covid, UAS: Saya Sudah Sangka Mau Mati

Mengaku Kena Gejala Covid, UAS: Saya Sudah Sangka Mau Mati
BENTENGSUMBAR.COM - Pendakwah kondang, Ustadz Abdul Somad (UAS) sempat mengaku bahwa dirinya terkena gejala menyerupai virus covid. Bahkan, ia menyangka dirinya kala itu sudah mau mati.


Saat mengalami gejala mirip covid tersebut, UAS mengaku hidungnya sampai tak mampu menghirup dan mengenali aroma makanan.


Hal itu diungkapkan UAS dalam video ceramahnya yang tayang di kanal Youtube Ustadz Lovers, seperti dilihat pada Senin 12 Juli 2021.


Dalam tayangan video itu, Abdul Somad awalnya bicara soal penyakit dan kematian. Dia pun mengutip surat Al-Mulk, bahwa tak ada kehidupan di dunia yang benar-benar kekal.


“Apa yang kita lihat hari ini, hidup. Kemudian sampai masanya kita pergi,” ujar Ustadz Abdul Somad.


Selanjutnya, UAS mengaku pernah mengalami kondisi di mana dirinya ‘hampir mati’ lantaran terkena gejala penyakit mirip Covid-19.


Ia pun menceritakan, kala itu di hari pertama dirinya mengalami gejala penyakit tersebut ia merasakan tulang-tulangnya seperti putus.


“Hari pertama saya rasakan macem tulang-tulang putus. Masuk hari kedua-ketiga saya letakan peci di kepala nih macam ditusuk jarum,” cerita UAS.


Sementara di hari keempat dan kelima, Ustadz Somad mengaku tak bisa lagi mencium parfum dan bau makanan durian.


“Abis itu hari keempat kelima saya cium parfum enggak ada baunya, saya beli durian, saya colek enggak ada baunya lagi,” tuturnya.


Mengalami gejala penyakit tersebut, UAS pun lantas menulis sepucuk surat wasiat untuk sang anak yakni Hazik.


“Saya tulis surat, saya tulis pesan untuk Hazik , jangan kau ke dukun, jangan kau berzinah, jangan pacaran, jangan kau buat dosa, kalau abis solat kau ajak anak istrimu kirim aku fatihah, karena hari ketujuh kedelapan itu napas sudah ngos-ngosan siap mati waktu itu,” ungkapnya.


Surat wasiat itu ditulis UAS lantaran dirinya mengira akan meninggal akibat gejala penyakit mirip covid tersebut.


“Saya waktu itu sudah sangka mau mati. Yang saya lakukan: minum madu setiap satu jam, saya masukan madu ke botol, setiap sejam saya minum, kemudian vitamin C dalam air, 1 hari 3 kali pagi-siang-malam, kemudian saya dapet minyak kayu putih dapat dari Gubernur Ambon dapet 5 liter, saya semprotkan ke masker diganti setiap 3 jam dan banyak-banyak solawat,” ujarnya.


Source: terkini.id

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...