Headline

Opini

PADANG

Sports

Beredar Meme Presiden Jokowi Cuci Muka di Laut Merah yang Dilukis SBY, Netizen: Ambyar

          Beredar Meme Presiden Jokowi Cuci Muka di Laut Merah yang Dilukis SBY, Netizen: Ambyar

Beredar Meme Presiden Jokowi Cuci Muka di Laut Merah yang Dilukis SBY, Netizen: Ambyar
BENTENGSUMBAR.COM - Beredar sebuah meme yang menunjukan Presiden Joko Widodo cuci muka di laut merah. 


Namun, usut punya usut, sebuah foto adalah lukisan laut dari Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang diedit oleh netizen dengan tambahan foto Presiden Jokowi sedang cuci muka.


Menyadur dari Terkini.id, dalam foto tersebut, terlihat sebuah laut yang berwarna merah dan sebuah foto yang diduga Presiden Jokowi sedang mencuci muka.


Melalui meme tersebut, banyak netizen yang menduga bahwa makna dari foto tersebut adalah Presiden Jokowi yang saat ini tengah cuci muka di atas darah rakyat.


“Itu darah rakyat jenderal,” komentar pengguna akun irvanababil10.


“Malah sebaliknya, itu gambar laut pak SBY menjadi media kritik netizen terhadap Jokowi yang cuci muka dengan darah rakyat,” komentar Gajayana05.


“Yang diolok-olok itu Jokowi dan PDI Perjuangan,” komentar Wakapoldur.


foto tersebut diunggah oleh netizen dengan nama akun bachrum_achmadi di Twitter.


“Tuh kan, lukisan pak SBY pun mereka ganti merah. Ambyar!!” cuit netizen tersebut pada Minggu, 8 Agustus 2021.


Sampai saat ini, belum jelas siapa pihak yang pertama kali mengedit lukisan tersebut.


Namun, pada lukisan aslinya, foto tersebut hanya sebuah gambaran laut yang berwarna biru tanpa ada seseorang yang berdiri dalam fotonya.


Sebagai informasi, foto tersebut adalah sebuah lukisan hasil karya SBY.


SBY saat ini diketahui tengah menggeluti kesibukan di bidang kesenian demi mengisi waktu luang di masa pandemi.


Adapun karya-karyanya sontak mengundang banyak pujian dari pihak lain.


Fadli Zon selaku Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra juga memuji SBY dengan aktivitas terbarunya.


“Hobi baru pak SBY ini sangat berbudaya dan beradab. Semoga bisa diikuti oleh mantan presiden selanjutnya,” ujar Fadli dikutip dari republika.


Source: Suara.com

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...