Headline

Opini

PADANG

Sports

David Jacobs Bawa Pulang Perunggu, Ketua DPR: Perjuangan David kebanggan Tanah Air!

          David Jacobs Bawa Pulang Perunggu, Ketua DPR: Perjuangan David kebanggan Tanah Air!
BENTENGSUMBAR.COM - Ketua DPR RI Dr. (H.C.) Puan Maharani mengucapkan selamat kepada David Jacobs yang meraih medali ketiga untuk Indonesia pada Paralimpiade Tokyo 2020. David menyumbangkan medali perunggu untuk cabang olahraga paratenis meja.

"Selamat untuk David Jacobs! Memantapkan perjuangan Indonesia pada Paralimpiade Tokyo 2020 dengan perolehan perunggu. Perjuangan David adalah kebanggaan Tanah Air," kata Puan dalam rilis tertulisnya, Ahad, 29 Agustus 2021.

Pertandingan yang dijalani David pada kejuaraan Paralimpiade kali ini sangat ketat untuk menuju semifinal kelas 10 putra. Dia sempat tersandung di babak 4 besar usai kalah dari wakil Perancis, Mateo Boheas. Namun, dia tetap bisa dapat membawa pulang perunggu.

Atlet asal Ujung Pandang ini memang sudah terlihat memiliki bakat tenis meja sejak kecil. Kemampuannya dalam menservis bola sejak dulu terlihat matang.

David memang bukan pemain sembarangan. Dia sudah fokus berlatih sejak usia sepuluh tahun. Keseriusan David juga membuatnya mematangkan kemampuan tenis meja selama enam bulan bersekolah di Beijing.

David sudah mengikuti berbagai kejuaraan internasional. Dia bahkan menyumbangkan emas pertamanya pada ajang Southeast Asia Table Tennis Association (SEATTA) Games di Singapura pada 2001. David pun sering bertanding di skala nasional.

Tidak hanya sebagai atlet, David juga sempat berkarier sebagai pelatih dan menjadi pegawai tetap Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta pada 2008. Kemudian, dia bergabung di National Paralympic Committee (NPC) pada 2010.

"Pertandingan kali ini terlihat David bertanding dengan sangat maksimal. Staminanya terkuras, namun tetap mempertahankan performa yang baik," ujar Puan.

Puan sangat bangga dengan perolehan tiga medali untuk indonesia pada Paralimpiade Tokyo 2020 ini. Menurut Puan, meski pertandingan baru berjalan, tetapi perwakilan Indonesia sudah bisa mendulang prestasi sangat besar.

Sebelum David, Ni Nengah Widiasih membawa pulang medali pertama untuk Indonesia dari cabang olahraga powerlifting. Widi, sapaan akrabnya, membawa pulang medali perak setelah berhasil duduk di peringkat kedua kelas 41 kg putri dengan angkatan terbaik 98 kg.

Setelah Widi, ada Sapto Yogo Purnomo yang merebut medali perunggu. Dia mencatatkan waktu 11,31 detik di kelas 100 meter T37 putra.

Perolehan medali David dan Sapto tidak berselang lama. Menurut Puan, ini adalah kabar baik beruntung yang meniupkan energi positif untuk bangsa Indonesia.

"Semoga semangat atlet-atlet kita beriringan dengan semangat masyarakat Indonesia untuk terus bangkit kembali. Berjuang di masa pandemi," ujar perempuan pertama yang menjadi Ketua DPR ini.

Selanjutnya, Indonesia masih akan terus berjuang di beberapa cabang olahraga hingga 5 September 2021. Di antara pertandingan itu adalah atletik, renang, menembak, bulu tangkis, dan tenis meja.

Puan berharap atlet yang belum bertanding terus semangat dan melihat perolehan medali hingga hari ini sebagai sebuah pertanda baik. Kesempatan untuk berprestasi masih ada dan terus bergulir untuk mereka yang sedang berjuang.

“Saya akan terus mendoakan dari Tanah Air untuk keberhasilan Tim Merah Putih. Semoga doa ini dan seluruh bangsa Indonesia menjadi penjaga dan pemacu semangat untuk semuanya yang sedang berjuang,” ujar mantan Menko PMK tersebut.

Puan juga mengingatkan agar atlet-atlet Indonesia terus menjaga kesehatan dan mematuhi aturan protokol kesehatan. Kesehatan sebelum dan sesudah bertanding sangat penting agar semuanya dapat pulang kembali ke Indonesia dengan selamat.

Puan turut pula meminta penjagaan untuk para atlet dan tim ofisial merah putih Indonesia diperketat. Pasalnya, ada kejadian atlet yang mengalami kecelakaan ditabrak oleh bus autopilot di Paralympic Village.

Puan menganjurkan untuk tim jangan sampai lalai dalam penjagaan ini. Keselamatan dan kesehatan ialah hal yang nomor satu dalam perjuangan anak bangsa.

"Selama di Paralympic Tokyo, patuhi aturan dan berhati-hati dalam setiap aktivitas. Jangan sampai ada yang lalai sehingga menyebabkan kejadian tidak diinginkan," ujar Puan.

Tak lupa Puan menyampaikan jangan sampai pertandingan ini menjadi beban bagi para atlet agar terus bisa bertanding maksimal. Performa terbaik didapatkan bilang memang pemain tidak menjadikan permainannya sebagai sebuah tekanan.

“Mari terus semangat, berikan performa terbaik untuk mengibarkan bendera Merah Putih di lapangan,” ujar Puan.

Laporan: Mela
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...