Headline

Opini

PADANG

Sports

Demo Pecinta HRS Berujung Ricuh, DS: Nasbung-Nasbung Bergerak, Tangkepin Saja Pak Polisi!

          Demo Pecinta HRS Berujung Ricuh, DS: Nasbung-Nasbung Bergerak, Tangkepin Saja Pak Polisi!

Demo Pecinta HRS Berujung Ricuh, DS: Nasbung-Nasbung Bergerak, Tangkepin Saja Pak Polisi!
BENTENGSUMBAR.COM - Demo massa pecinta Habib Rizieq Shihab berujung ricuh. Merasa geram, Denny Siregar menyerukan agar kepolisian bertindak tegas tangkap para pendemo.


“Tangkepin aja pak  @DivHumas_Polri  itu komandan2 lapangannya..,” kata Denny Siregar, Senin 30 Agustus 2021.


Pernyataan itu disampaikan menanggapi cuitan akun Black Melow @Belok_dong yang mengunggah video ricuh dan mencuit: “Demo pendukung Rijik di Cempaka Putih dan Cempaka Mas siang ini..  Bikin rusuh terus kerjanya.”


Denny juga sempat menyebut mereka para pejuang nasi bungkus.


“Nasbung-nasbung mulai bergerak..,” kata Denny.


Untuk diketahui, Demo massa pendukung Habib Rizieq Shihab di Cempaka Putih, Jakpus, berakhir ricuh. Sejumlah orang diamankan polisi di dekat lokasi gedung Pengadilan Tinggi DKI Jakarta.


Senin (30/8/2021) pukul 11.30 WIB, polisi menembakkan gas air mata ke arah massa. Massa berlarian hingga terpecah.


Beberapa di antaranya ada yang lari ke halte busway di lokasi. Sementara beberapa orang terlihat diamankan polisi dan dibawa ke mobil tahanan.


Massa tampak berlarian dari arah timur ke arah PT DKI Jakarta. Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Hengki Haryadi melalui pengeras suara meminta pasukan untuk tetap humanis.


"Tetap humanis rekan-rekan, tetap humanis," kata Hengki melalui pengeras suara di lokasi seperti dinukil detik.com.


Dari pengamatan detikcom, setidaknya ada 3 orang yang diamankan polisi dari lokasi tersebut. Belum jelas alasan mengapa ketiganya diamankan polisi.


Massa pendukung HRS ini datang dari arah timur ke Cempaka Putih. Tadinya, mereka mau demo terkait sidang putusan banding kasus swab Habib Rizieq di PT DKI Jakarta.


Namun, polisi menghalau massa sebelum mendekati PT DKI Jakarta. Polisi juga menembakkan gas air mata ke arah massa.


Massa pun berlarian terpecah ke segala arah. Beberapa di antaranya ada yang lari ke halte busway.


Hingga siang ini, situasi di lokasi mulai kondusif. Meski begitu, lalu lintas di lokasi masih ditutup. (Netralnews)

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...