Headline

Opini

PADANG

Sports

Tagar 'Penahanan HRS Ilegal' Menggema di Twitter, Netizen: Rezim Ini Benar-benar Dzalim terhadap Ulama

          Tagar 'Penahanan HRS Ilegal' Menggema di Twitter, Netizen: Rezim Ini Benar-benar Dzalim terhadap Ulama

Tagar 'Penahanan HRS Ilegal' Menggema di Twitter, Netizen: Rezim Ini Benar-benar Dzalim terhadap Ulama
BENTENGSUMBAR.COM - Usai pers release tim pengacara Habib Rizieq Shihab (HRS) yang menyinggung soal kezaliman terhadap kliennya viral di media sosial, kini giliran netizen menggemakan tagar 'Penahanan HRS Ilegal' di Twitter.


Tagar tersebut terpantau memasuki daftar trending topik Indonesia pada Jumat sore, 20 Agustus 2021. Para netizen menuntut agar HRS dibebaskan, lantaran penahanan tokoh pendiri FPI itu ilegal.


Tak lupa, beberapa dari mereka menggaungkan kata 'rezim dzalim' sebagai bentuk kritik terhadap pemerintah dan penegak hukum.


Diketahui, masa tahanan HRS terkait kasus Petamburan seharusnya berakhir pada awal Agustus lalu, namun pihak Pengadilan Negeri Jakarta Timur melalui banding telah menambahnya hingga 30 hari ke depan.


"Rezim ini benar-benar dzalim terhadap ulama!! #PenahananHRSIlegal" ujar netizen akun @MoslemIndigo dikutip Isu Bogor, Jumat, 20 Agustus 2021.


"Satu-satunya habib yg berani lantang menentang kedzoliman dn ketidakadilan negeri ini udah ditangkap. Lihat sekarang pemerintah semakin EGP dgn warganya #PenahanHRSIlegal," lanjut akun @AdiPranomo.


"Selama kedzaliman masih ada selama itulah kebenaran akan terus disampaikan!!! Jiwa merdeka adalah jiwa yang takkan pernah diam ketika melihat suatu kedzaliman dan penindasan!!! Jangn pernah berpikir untuk berhenti, apalagi berhenti berpikir..!!!" timpal akun @Kadang_Ngayal.


"Regime saat ini sering melanggar aturan... untuk mengamankannya dari pelanggaran regim bikin aturan baru..." imbuh akun @DDG19274.


Sebelumnya, kezaliman yang disebut-sebut oleh pengacara HRS, Aziz Yanuar, dalam rilisan persnya juga mendapat tanggapan dari Ahli Hukum Tata Negara Refli Harun.


Refly Harun menilai jika ada 'tangan tak terlihat' di dalam kekuasaan yang ingin HRS terus ditahan hingga setidaknya pemilu 2024.


Source: isubogor

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...