Headline

Opini

PADANG

Sports

Anies Tak Kunjung Dipanggil KPK, FH: Jangan Sampai Rakyat Menuduh Pak Firli Pembohong..!!

          Anies Tak Kunjung Dipanggil KPK, FH: Jangan Sampai Rakyat Menuduh Pak Firli Pembohong..!!

Anies Tak Kunjung Dipanggil KPK, FH: Jangan Sampai Rakyat Menuduh Pak Firli Pembohong..!!
BENTENGSUMBAR.COM - Mantan Politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean berharap jangan sampai Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri dituduh pembohong oleh rakyat. 


"Jangan sampai rakyat menuduh pak Firli pembohong..!! @KPK_RI," cuit Ferdinand Hutahaean melalui akun twitternya @FerdinandHaean3 pada Senin, 6 September 2021, seperti dilihat BentengSumbar.com


Pada cuitannya tersebut, Ferdinand menyertakan link berita dari kureta.id. Ketua Yayasan Keadilan Masyarakat itu, sebagaimana diberitakan kureta.id, mewanti-wanti masyarakat agar jangan menuduh KPK Firli Bahuri sebagai pembohong.


Musababnya, sejak Firli Bahuri mengatakan ingin memanggil Anies Baswedan terkait kasus dugaan korupsi pengadaan lahan di Munjul, Cipayung, Jakarta Timur, hingga saat ini pemanggilan tak kunjung dilakukan.


"Saya berharap Firli Bahuri untuk konsisten sebagai pimpinan KPK. Ketika sudah mengatakan akan memanggil Anies Baswedan dalam waktu dekat, bahkan waktu itu dia mengatakan paling lama dua pekan, itu dibuktikan saja. Terutama untuk kasus Munjul dan juga kasus-kasus lainnya seperti kelebihan bayar dan formula E," kata Ferdinand dihubungi Kureta, Senin, 6 September 2021.


Dia mengingatkan Firli untuk tidak menunda-nunda dan segera menepati janjinya memanggil Anies Baswedan.


"Inikan terkait dengan integritas personality-nya Firli Bahuri sendiri. Jangan sampai publik melihat bahwa Firli ini enggak usah didengar, omongannya enggak jelas, dan tidak dapat dipercaya, bahkan kasarnya nanti dia bisa dituduh sebagai pembohong," ujarnya.


Ferdinand menegaskan, dugaan korupsi Gubernur DKI Jakarta sudah terlihat dengan jelas. Maka dari itu dia meminta KPK segera memanggil Anies Baswedan.


"Semua itu sudah bisa digarap dari sekarang karena ini kental sekali nuansanya. Yang jelas ada kerugian uang negara. Hanya siapa yang mengakibatkan kerugian keuangan negara ini, ini yang harus ditelusuri KPK. Anies Baswedan dan jajarannya harus dipanggil untuk membuktikan ini keuangan negara siapa yang harus bertanggung jawab," ucap Ferdinand. (*)

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...