Headline

Opini

PADANG

Sports

Bikin Telan Ludahnya Sendiri, FH Bongkar Aib Anies di Masa Lalu: Dia Tidak Bersih!

          Bikin Telan Ludahnya Sendiri, FH Bongkar Aib Anies di Masa Lalu: Dia Tidak Bersih!
BENTENGSUMBAR.COM - Politikus sekaligus pegiat media sosial Ferdinand Hutahaean (FH) mengungkapkan sejumlah polemik di masa kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Salah satu yang jadi sorotan belakangan ini ialah soal Formula E yang dianggap aliran dananya tidak transparan.

Ferdinand pun menyindiri soal pernyataan Anies beberapa tahun silam yang menyebut transparansi jadi kunci pemerintahan yang bersih.

Mantan politikus Demokrat itu mengatakan bahwa dengan tidak jelasnya dana Formula E dan takutnya Anies terhadap transparasi dana, maka disimpulkan bahwa pemerintahannya di Jakarta tidak bersih.

“Artinya, dengan gelap gulitanya dana Formula E, di mana Anies tidak berani transparan maka kesimpulannya adalah pemerintahan Anies di Jakarta tidak bersih,” kata Ferdinand dalam kicauannya dikutip Hops pada Minggu, 5 September 2021.

Ketika masih berstatus sebagai Calon Gubernur DKI Jakarta, Anies menjelaskan soal yang bersih apabila nantinya terpilih sebagai Gubernur.

Pernyataan Anies soal pemerintah bersih

Bak menelan ludahnya sendiri, kala itu dia menjanjikan akan melakukan transparansi anggaran pada masyarakat.

“Transparansi akan menjadi kata kunci dalam pengelolaan pemerintahan ke depan,” ujar Anies saat berada di rumah Jenderal (Purn) Djoko Susanto di, Jalan Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur (8/12/2016).

Anies akan membuat aplikasi yang dapat dengan mudah diakses warga. Hal ini sebagai usahanya menunjukkan transparansi mengenai anggaran.

“Semua yang dianggarkan akan masuk ke dalam aplikasi yang bisa diakses seluruh rakyat. Jadi masyarakat tahu persis alokasi yang masuk berapa. Untuk alokasinya sekolah berapa, di mana dan kapan,” urainya.

Anies juga menuturkan transparansi adalah komitmennya dalam pemberantasan korupsi. Dia menekankan transparansi juga harus didasari dengan keberpihakan kepada publik.

“Dan kita ingin, kita punya komitmen pada persoalan pemberantasan korupsi bukan statement tapi langkah. Dan kita akan pastikan Jakarta ke depan Jakarta yang transparan, yang bersih dan berpihak pada kepentingan publik. Transparan bila tidak berpihak pada kepentingan publik maka tidak berintegritas,” katanya. (Hops)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...