PILIHAN REDAKSI

Laporan Ditolak Polda Banten, LQ Indonesia Lawfirm Ragukan Komitmen Kepolisian Tindak Oknum Polisi Smackdown Mahasiswa

BENTENGSUMBAR.COM - LQ Indonesia Lawfirm yang sejak 3 minggu lalu menjadi pelopor adanya modus Oknum POLRI terutama di Fismonde...

Iklan Bank Nagari

FH Tuduh Anies Baswedan Biang Kerok Jakarta Jadi Tak Aman: Jangan Sampai Indonesia Jadi Korban Berikutnya..!

          FH Tuduh Anies Baswedan Biang Kerok Jakarta Jadi Tak Aman: Jangan Sampai Indonesia Jadi Korban Berikutnya..!
BENTENGSUMBAR.COM - Pegiat media sosial, Ferdinand Hutahaean mengatakan Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta menjadi korban kepemimpinan Anies Baswedan.

Melansir Reqnews, menurut Ferdinand, Anies mencla-mencle dalam mempimpin ibu kota.

“Cukup Jakarta yang jadi korban selama 5 tahun,” cuit Ferdinand melalui akun Twitter FerdinandHaean3, Minggu, 19 Setember 2021.

Menurut Ferdinand, Ibu Kota Negara dirusak dan dikotori di bawah kepemimpinan Anies Baswedan. Bukan hanya itu, kata dia, kemiskinan di Jakarta bertambah.

“Semakin tidak aman dan tidak damai karena kelompok pendukungnya gemar bikin ricuh seperti FPI HTI,” ucap mantan Politisi Demokrat itu.

Ferdinand mengatakan, jiwa ke-Indonesiaan Anies baswedan patut dipertanyakan.

“Jangan sampai Indonesia jadi korban berikutnya..!” ujar Ferdinand Hutahaean.

Bersama cuitannya, Ferdinand membagikan cuitan lain yang menyebut Anies Baswedan mencla-mencle.

Dalam cuitan netizen itu, dilampirkan gabungan video dan gambar yang menyindir kontradiksi pernyataan Anies mengenai pembangunan.

Dalam gambar, ditampilkan beberapa karya yang dibangun Anies di Jakarta, seperti tugu peti mati, tugu sepeda, instalasi tumpukan batu atau instalasi Gabion, dan instalasi bambu getah getih.

Adapun dalam video yang dilampirkan, Anies mengatakan bahwa ia ingin membangun manusia, bukan benda mati.

“Benda mati mudah difoto, mudah ditunjukkan. Karena itu politisi suka menunjukkan benda mati. Karena kelihatan,” ucap Anies Baswedan. (*)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...