PILIHAN REDAKSI

Ali Imron Pernah Minta Izin Ngebom Rumah Amien Rais, Denny Siregar: Harusnya Waktu Itu Jangan Ditangkap Dulu

BENTENGSUMBAR.COM – Pegiat media sosial Denny Siregar angkat bicara mengenai pengakuan pelaku Bom Bali 1. Pasalnya, Ali Imron d...

Iklan Bank Nagari

Generasi Muda Harus Jadikan Peristiwa G30S/PKI Sebagai Pelajaran, Datuk IB: Dengan Sejarah Kita Bisa Melihat Peristiwa yang Terjadi

          Generasi Muda Harus Jadikan Peristiwa G30S/PKI Sebagai Pelajaran, Datuk IB: Dengan Sejarah Kita Bisa Melihat Peristiwa yang Terjadi
BENTENGSUMBAR.COM - Peristiwa G30S/PKI hendaknya dijadikan sebagai pelajaran berharga untuk setiap generasi. 

"Dengan sejarah kita bisa melihat peristiwa yang terjadi. Dengan adanya kejadian G30S/PKI, generasi muda saat ini hendaknya mengetahui salah satu sejarah yang pernah terjadi pada negeri ini," ungkap Irwan Basir Datuk Rajo Alam, SH, MM., Ketua DPD LPM Kota Padang, Rabu, 29 September 2021.

Dikatakannya, generasi saat ini dapat mengetahui bahwa PKI ataupun organisasi yang mempunyai faham komunis yang tidak memiliki tempat di Indonesia.

"Anak muda sebagai generasi penerus bangsa tidak boleh lupa dengan sejarah, termasuk sejarah peristiwa pemberontakan partai komunis Indonesia yang dikenal sebagai peristiwa G30S/PKI," kata Kepala Bidang Lijamsos Dinas Sosial Provinsi Sumatera Barat ini.

Ditegaskannya, cukup sekali peristiwa G30S/PKI terjadi, sejarah tersebut harus dijadikan pelajaran berharga agar peristiwa tragis tersebut tidak terulang kembali di masa mendatang

"Negara Indonesia berasaskan Pancasila dengan semboyan Bhineka Tunggal Ika yang memiliki aneka budaya, suku, ras dan agama," pungkas mantan Ketua DPD KNPI Kota Padang ini.

Kedepannya, harap Irwan Basir lagi, generasi saat ini hendaknya menjadi generasi yang nasionalis dan dapat meliat suatu perbedaan, baik itu agama, suku, ras dan budaya.

Menurutnya, Pancasila sebagai lambang negara atas dasar keragaman yang wajib dipertahankan di Negara Indonesia tercinta.

"Kita membangun Indonesia dengan kebersamaan bukan dengan mengedepankan golongan dan saling menyalahkan," cakap Ketua Majelis Pertimbangan Adat (MPA) Kerapatan Adat Nagari (KAN) Pauh IX Kecamatan Kuranji Kota Padang ini. 

Laporan: Dedi Prima
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...