PILIHAN REDAKSI

Laporan Ditolak Polda Banten, LQ Indonesia Lawfirm Ragukan Komitmen Kepolisian Tindak Oknum Polisi Smackdown Mahasiswa

BENTENGSUMBAR.COM - LQ Indonesia Lawfirm yang sejak 3 minggu lalu menjadi pelopor adanya modus Oknum POLRI terutama di Fismonde...

Iklan Bank Nagari

Jika Tiga Periode Terwujud dan Jokowi Maju Lagi, Pengamat Nilai Anak Megawati Akan ‘Gigit Jari’

          Jika Tiga Periode Terwujud dan Jokowi Maju Lagi, Pengamat Nilai Anak Megawati Akan ‘Gigit Jari’
BENTENGSUMBAR.COM - Isu jabatan Presiden menjadi tiga periode masih jadi pembahasan panas di republik ini. Munculnya wacana tersebut membuat pertentangan dari sejumlah pihak.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan partai pengusungnya yaitu PDIP telah menegaskan menolak perpanjangan jabatan Presiden jadi tiga periode.

PDIP melalui Sekretaris Jenderal atau Sekjen Hasto Kristiyanto menyebut partainya sejak awal taat pada konstitusi di Indonesia.

Hasto juga mengatakan ketika Jokowi dilantik dan diambil sumpah jabatannya, Jokowi diminta untuk taat pada konstitusi.

“PDI Perjuangan sejak awal taat pada konstitusi dan Pak Jokowi sudah menegaskan berulang kali. Karena ketika Bapak Jokowi dilantik sebagai presiden, salah satu sumpahnya di jabatan itu menegaskan untuk taat kepada perintah konstitusi dan menjalankan konstitusi dengan Undang-undang dengan selurus-lurusnya,” ujarnya Sabtu, 18 September 2021.

Kendati PDIP dan Jokowi sudah menyatakan sikap dan menolak perpanjangan jabatan Presiden menjadi tiga periode, masih banyak yang ragu akan komitmen PDIP dan Jokowi.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin mengutarakan pandangannya soal ini.

Dia menilai jika apa yang dikatakan PDIP dan Jokowi tidak terbukti dan tiga periode direalisasikan, Jokowi diprediksi akan maju lagi.

Jika Jokowi nantinya yang maju lagi, hal ini akan menutup pintu kader PDIP yang lain termasuk anak Megawati yaitu Puan Maharani untuk maju di kontestasi politik 5 tahunan itu.

“Jelas, jika tiga periode dan Jokowi lagi yang jadi, maka akan menutup Puan atau siapapun yang akan didukung oleh PDIP menjadi capres atau cawapres,” ujarnya, dilansir dari Pikiran Rakyat pada Ahad, 19 Ssptember 2021.

Terlepas dari polemik yang masih bergulir, dia mengapresiasi sikap PDIP dan Jokowi yang saat ini masih menolak usulan tiga periode.

Soal nantinya apakah Jokowi dan PDIP akan berubah pikiran, dia mengaku tidak tahu dan tidak bisa memprediksinya.

“Kita apresiasi jika PDIP menolak masa jabatan tiga periode. Soal apakah Jokowi tidak bisa dipegang atau tidak, saya tidak tahu,” pungkasnya. (*)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...