PILIHAN REDAKSI

Laporan Ditolak Polda Banten, LQ Indonesia Lawfirm Ragukan Komitmen Kepolisian Tindak Oknum Polisi Smackdown Mahasiswa

BENTENGSUMBAR.COM - LQ Indonesia Lawfirm yang sejak 3 minggu lalu menjadi pelopor adanya modus Oknum POLRI terutama di Fismonde...

Iklan Bank Nagari

Meski Dibully Sana Sini, Anies-AHY Tetap Jadi Idola Rakyat Indonesia Khususnya Kaum Milenial

          Meski Dibully Sana Sini, Anies-AHY Tetap Jadi Idola Rakyat Indonesia Khususnya Kaum Milenial
BENTENGSUMBAR.COM – Anies Baswedan dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) kini sedang dihadapkan dengan rentetan ‘serangan’ yang sedang digencarkan para lawan politiknya.

Menurut politisi Partai Demokrat Taufik Rendusara, ‘serangan’ tersebut dilancarkan guna menghambat akselerasi Anies Baswedan dan AHY di gelaran Pemilu 2024.

Walaupun begitu, ia meyakini jika Anies Baswedan dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) tetap menjadi dua tokoh muda yang diidolakan rakyat Indonesia khususnya kaum milenial.

“(Anies Baswedan dan AHY, red) dua tokoh muda paling populer pilihan gen Milenial dan gen Z ini sama-sama sedang mengalami serangan dari para pembegal demokrasi menuju Pemilu 2024,” ujar Taufik melalui akun Twitternya, Selasa, 28 September 2021.

Dari hal itulah, ia mengajak kaum milenial untuk sama-sama menyalakan ‘tanda bahaya’ demi menyelamatkan demokrasi.

“Saatnya kaum milenial dan Z nyalakan tanda bahaya. Karena demokrasi sudah tidak baik-baik saja di Indonesia,” ajak Taufik Rendusara.

Di samping itu, ia juga mengungkap lokasi ‘otak’ yang diduga ingin menghalangi Anies dan AHY maju di gelaran Pemilu 2024 itu berada.

“Ada pelaku begal partai di Merdeka Timur menjegal langkah AHY dan ada pelaku begal demokrasi di Merdeka Barat menjegal langkah Anies Baswedan,” ungkapnya. 

Menurutnya, Anies dan AHY akan terus di-bully mereka dalam waktu yang sama dengan sistem yang terstruktur.

“Pembegalan tersebut berlangsung dalam waktu yang bersamaan, sehingga patut diduga begal yang terstruktur dan sistemik,” tuturnya.

Selain itu, Taufik juga mengungkap jabatan 'otak' yang diduga ingin menghalangi Anies dan AHY maju di gelaran Pemilu 2024.

“Merdeka Timur dengan jendral karatan, Merdeka Barat dengan politikus yang juga sudah karatan,” jelasnya.

“Keduanya sama-sama tahu telah melanggar tata tertib dan inkonstitusional namun tetap memaksakan berusaha membegal Anies Baswedan dan AHY dua tokoh muda pilihan gen milenial dan gen Z,” pungkasnya, sebagaimana dilansir dari Galamedia. (*)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...