PILIHAN REDAKSI

Ali Imron Pernah Minta Izin Ngebom Rumah Amien Rais, Denny Siregar: Harusnya Waktu Itu Jangan Ditangkap Dulu

BENTENGSUMBAR.COM – Pegiat media sosial Denny Siregar angkat bicara mengenai pengakuan pelaku Bom Bali 1. Pasalnya, Ali Imron d...

Iklan Bank Nagari

Sebut Jokowi-Prabowo Bakal Bikin Indonesia Maju, Anggota DPR Fraksi PKB: Maju ke Jurang Kehancuran

          Sebut Jokowi-Prabowo Bakal Bikin Indonesia Maju, Anggota DPR Fraksi PKB: Maju ke Jurang Kehancuran
BENTENGSUMBAR.COM – Anggota DPR Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Luqman Hakim turut menyoroti wacana Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto menjadi calon presiden dan calon wakil presiden di Pilpres 2024.

Menurutnya, apabila Jokowi dan Prabowo Subianto menjadi Presiden dan Wakil Presiden RI di tahun 2024, maka Indonesia akan benar-benar maju ke dalam jurang kehancuran.

“Maju ke jurang kehancuran,” cuitnya, seperti dikutip Galamedia, Jumat, 17 September 2021.

Sebelumnya, pengamat politik, Muhammad Qodari kembali mengembar-gemborkan wacana Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto menjadi calon presiden dan calon wakil presiden di Pilpres 2024.

Qodari meyakini, Jokowi dan Prabowo Subianto akan membawa Indonesia menjadi negara yang lebih kuat dan lebih maju.

Pasalnya, Jokowi dan Prabowo Subianto bisa menjadi solusi atas masalah polarisasi politik yang kerap mendera masyarakat Indonesia.

“Jokowi dan Prabowo Subianto dapat menjadi solusi atas potensi polarisasi dan konflik,” ujarnya saat mengikuti diskusi online bertajuk Pro Kontra Tiga Periode Presiden, Jumat, 17 September 2021.

Di samping itu, ia juga menilai Jokowi dan Prabowo Subianto akan membuat parlemen menjadi semakin kuat.

“Jika Jokowi dan Prabowo Subianto bersatu, naka parlemen akan menjadi sangat kuat. Tidak hanya itu, di masyarakat juga menjadi sangat kuat,” tuturnya.

Maka dari itu, Qodari meminta masyarakat Indonesia untuk bersatu mendukung Jokowi dan Prabowo Subianto menjadi calon presiden dan calon wakil presiden di Pilpres 2024.

Sebagai informasi tambahan, acara diskusi ini juga turut dihadiri pakar hukum tata negara Refly Harun, Dewan Pembina Perludem Titi Anggraini, dan Guru Besar Melbourne Law School (MLS) Tim Lindsey. (Galamedia)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...