PILIHAN REDAKSI

Laporan Ditolak Polda Banten, LQ Indonesia Lawfirm Ragukan Komitmen Kepolisian Tindak Oknum Polisi Smackdown Mahasiswa

BENTENGSUMBAR.COM - LQ Indonesia Lawfirm yang sejak 3 minggu lalu menjadi pelopor adanya modus Oknum POLRI terutama di Fismonde...

Iklan Bank Nagari

Sehari Sebelum Diberhentikan, Salah Satu dari 56 Pegawai KPK Curahkan Isi Hatinya: Rasanya Seperti Jetcoaster

          Sehari Sebelum Diberhentikan, Salah Satu dari 56 Pegawai KPK Curahkan Isi Hatinya: Rasanya Seperti Jetcoaster
BENTENGSUMBAR.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan resmi memberhentikan 56 pegawai yang dinyatakan tak lolos Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) pada Kamis 30 September 2021.

Dilansir dari Galamedia, sehari menjelang pemberhentian, salah satu pegawai KPK yang akan diberhentikan, Tata Khoiriyah mengaku tak percaya akan ada di posisi saat ini.

Melalui cuitannya, Tata mengatakan bahwa hari ini adalah hari terakhir dirinya berstatus sebagai pegawai KPK setelah 4 tahun 9 bulan mengabdi di instansi tersebut.

"Hari ini, adl hari terakhir saya berstatus pegawai KPK. Setelah 4 thn 9 bulan," cuitnya dikutip Galamedia dari Twitter @tatakhoiriyah, Rabu 29 September 2021.

Sebelumnya dia tak pernah membayangkan menjadi salah satu pegawai yang disingkirkan KPK melalui TWK. 

"Tidak pernah terpikirkan menjadi salah satu dr 57 pegawai yg disingkirkan lewat TWK. Eskalasi yg cepat berubah, rasanya seperti jetcoaster," sambungnya.

Lebih lanjut, dia mengatakan bahwa sudah berulang kali dihadapkan dalam situasi yang sulit dan pelik. 

"Dunia ini, panggung sandiwara, ceritanya mudah berubah. Berulang kali dihadapkan situasi yang sulit dan pelik," ujarnya.

Mengenai pemberhentian 56 pegawai KPK, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dikabarkan akan mengangkat pegawai KPK yang diberhentikan sebagai ASN Polri.

Menurutnya, Polri membutuhkan kontribusi dari 56 pegawai KPK untuk mengemban tugas di Bareskrim khususnya mengenai penanganan tindak pidana korupsi.

Listyo lalu mengirim surat ke Presiden Joko Widodo untuk meminta persetujuan itu. Dia lantas mengatakan bahwa Jokowi sudah menyetujui usulan tersebut.

"Tanggal 27 kami mendapatkan jawaban dari Bapak Presiden melalui Mensesneg (Pratikno) secara tertulis, pada prinsipnya beliau setuju 56 orang pegawai KPK tersebut untuk menjadi ASN Polri," ujarnya dalam keterangan resmi. (*)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...