PILIHAN REDAKSI

Ali Imron Pernah Minta Izin Ngebom Rumah Amien Rais, Denny Siregar: Harusnya Waktu Itu Jangan Ditangkap Dulu

BENTENGSUMBAR.COM – Pegiat media sosial Denny Siregar angkat bicara mengenai pengakuan pelaku Bom Bali 1. Pasalnya, Ali Imron d...

Iklan Bank Nagari

Dicopot dari Inspektur Kodam Merdeka, Netizen Beri Pangkat Tertinggi untuk Brigjen Junior Tumilaar

          Dicopot dari Inspektur Kodam Merdeka, Netizen Beri Pangkat Tertinggi untuk Brigjen Junior Tumilaar
BENTENGSUMBAR.COM - Meskipun dicopot dari jabatannya sebagai Inspektur Kodam Merdeka, namun Brigadir Jenderal TNI Junior Tumilaar mengaku tak menyesali apa yang telah dilakukannya.

Dalam wawancara di kompastv 9 Oktober 2021, Junior Tumilaar mengaku siap menerima risiko dan mematuhi keputusan institusinya tersebut. "Saya tak menyesal. Untuk apa menyesal kalau untuk hal yang kita yakini itu benar," tegasnya.

Jenderal bintang satu itu kini ditempatkan sebagai Staf Khusus Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD). "Sebagai militer aktif, saya harus siap dan patuh. Biasa itu," tegas pria kelahiran Manado 3 April 1964 ini.

Komandan Puspomad Letjen TNI Chandra W Sukotjo mengatakan, perintah bebas tugas tersebut dilakukan untuk melanjutkan proses hukum lebih lanjut kepada Junior Tumilaar.

Keputusan ini berdasarkan hasil klarifikasi terhadap Junior Tumilaar di Markas Puspom AD, Jakarta, pada 22 hingga 24 September 2021.

Termasuk hasil pemeriksaan para saksi yang terkait dengan pernyataan Junior Tumilaar. Lulusan Akademi Militer 1998 itu dianggap telah melakukan perbuatan melawan hukum.

Pencopotan itu diduga merupakan buntut dari surat terbuka yang dibuat Junior Tumilaar dengan tulisan tangan kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Surat yang kemudian viral di media sosial itu ditulis Junior pada 15 September 2021 lalu. Isi surat terbuka itu mempertanyakan surat panggilan Polri kepada Babinsa dan penangkapan rakyat miskin buta huruf oleh anggota Polresta Manado.

Ayah empat anak itu mengatakan, boleh-boleh saja Babinsa dipanggil untuk dimintai keterangan oleh polisi. Namun, ada tata cara yang harus dilalui. Semisal mengoordinasikan dengan komandan satuan. 

“Ini tidak dilakukan, ini (malah) dilakukan berdasarkan laporan (perusahaan pengembang)," ujar Junior.

Pria yang pernah menjadi dosen utama Seskoad itu mengaku, membuat surat terbuka ke Kapolri itu karena telah mendatangi Polda Sulut. Juga telah dikomunikasikan melalui jalur Forkompimda. Tapi tidak diindahkan.

Netizen yang menonton wawancara Kompastv dengan Junior Tumilaar di Youtube, banyak yang kemudian memberikan komentar. 

Para warganet umumnya memberi apresiasi positif atas sikap Junior yang akan memasuki masa purnawirawan tahun depan.

Berikut ini di antara komentar netizen di akun Youtube Kompastv:

Ijul Faturohman: Saya sebagai negara bangga banget sama bapak Brigjen junior tumilaar nyali TNI bener jiwa TNI bener. Salut gak ada lawan pokoknya jabatan di pertaruhkan. Mantap bapakk

Pak Co: JENDERAL TNI BINTANG 1 SALAM HORMAT UNTUK ANDA BAPAK

Regina De lidya: Brijend Junior Tumilaar sangat menbanggakan bagi rakyat kecil di negara indonesia yg besar ini .

septian prasetia: Pak Jendral Junior Tumilaar tetap semangat, macan meninggalkan belang, manusia meninggalkan nama, namamu akan terus kami ingat sebagai patriotik sejati ?

San Sanip: inilah jendral sejati yg rela membela rakyat kecil

Steven Stevanus: Pak junior akan mendapat nikmat sosial yang nanti akan didapat setelah pensiun, rakyat akan mengingat apa yang anda lakukan saat ini. Semangat jendral! (Reqnews)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...