PILIHAN REDAKSI

Laporan Ditolak Polda Banten, LQ Indonesia Lawfirm Ragukan Komitmen Kepolisian Tindak Oknum Polisi Smackdown Mahasiswa

BENTENGSUMBAR.COM - LQ Indonesia Lawfirm yang sejak 3 minggu lalu menjadi pelopor adanya modus Oknum POLRI terutama di Fismonde...

Iklan Bank Nagari

Febri Diansyah Bongkar Janggalnya Bendera HTI di Meja Pegawai KPK: Isu Basi Murahan!

          Febri Diansyah Bongkar Janggalnya Bendera HTI di Meja Pegawai KPK: Isu Basi Murahan!
BENTENGSUMBAR.COM - Mantan juru bicara (jubir) sekaligus Kepala Biro Humas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah mengungkapkan janggalnya isu bendera Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) di meja salah satu pegawai KPK. 

Febri menilai, adanya isu bendera organisasi terlarang HTI di meja pegawai KPK justru semakin membuktikan bahwa 58 pegawai KPK yang disingkirkan merupakan korban.

Terlebih isu bendera HTI sangat janggal dan seakan menyudutkan sejumlah pegawai KPK yang belakangan disingkirkan secara paksa.

Febri menegaskan, foto yang beredar soal bendera HTI, bukan berada di meja kerja 58 pegawai yang ada di KPK.

“Isu bendera ini semakin membuktikan 58 Pegawai KPK yg disingkirkan adalah korban,” kata Febri dalam keterangan tertulis di jejaring media sosial miliknya, dikutip Hops.id pada Senin, 4 Oktober 2021.

“Terbukti, bendera yang diinfokan sedemikian rupa seolah-olah simbol ‘taliban’ di KPK, ternyata tidak berada di meja kerja 58 Pegawai KPK tersebut. Semakin membuktikan, begitu murahan isu taliban itu,” sambungnya.

Dengan adanya berbagai usaha yang terkesan menjatuhkan citra 58 pegawai KPK yang disingkirkan tersebut, Febri menduga ada pihak yang sedang panik.

Pihak yang dimaksud tak lain ialah mereka yang menyinkirkan 58 pegawai KPK sehingga membuat isu baru yang justru dianggap murahan.

“Dugaan saya, pihak yang singkirkan 58 Pegawai KPK sedang panik. Narasi murahan tentang Taliban diruntuhkan oleh pernyataan Kapolri yang justru membuka pintu untuk para pegawai KPK tersebut,” tegasnya.

“Tapi karena enggak ada isu lain yang bisa dipakai menyerang 58 Pegawai KPK, ya apa boleh buat yang basi diolah lagi,” imbuhnya. (Hops)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...