PILIHAN REDAKSI

Perbedaan Jadikan Kekuatan, Ansor Pasbar Gelar Seminar Nasional Moderasi Beragama

BENTENGSUMBAR.COM - Di tengah lesunya gerakan organisasi kepemudaan Islam di Kabupaten Pasaman Barat, Gerakan Pemuda Ansor tern...

Advertorial

Gus Nadir Sindir Ferdinand: Dulu Dukung Jokowi, Lalu Berubah Caci Maki Jokowi, Kini Balik dengan Segala Puja-Puji

          Gus Nadir Sindir Ferdinand: Dulu Dukung Jokowi, Lalu Berubah Caci Maki Jokowi, Kini Balik dengan Segala Puja-Puji
BENTENGSUMBAR.COM – Cendekiawan Nahdatul Ulama (NU), Nadirsyah Husen alias Gus Nadir menyindir mantan kader Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean yang kini selalu membela Presiden Joko Widodo alias Jokowi.

Gus Nadir mengaku tidak heran dengan sikap Ferdinand yang dinilai tidak konsisten itu. 

Mulanya, Ferdinand mendukung Jokowi maju di Pilpres 2014 bahkan dia masuk dalam Barisan Relawan Jokowi Presiden.

Namun setelah Presiden Jokowi dan Jusuf Kalla terpilih sebagai Presiden dan Wakil Presiden, Ferdinand balik arah mencaci maki pemerintah.

Masuk periode ke dua. Usai Pilpres 2019, Jokowi-Maruf terpilih, Ferdinand balik jadi pendukung Jokowi. 

Dia bahkan menyerang siapa saja yang mengkritik Jokowi. 

Tidak hanya itu, dia juga salah satu yang paling kritik Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Sikap politik lain yang diambil Ferdinand, dia keluar dari Partai Demokrat yang merupakan oposisi pemerintah.

“Kami sih gak kaget Ferdinand dulu dukung Jokowi, terus berubah menjadi anti Jokowi dengan segala caci-maki yang luar biasa. Setelah itu, kini balik arah dukung Jokowi dengan segala puja-puji,” sindir Gus Nadir di Twitter-nya, Ahad, 24 Oktober 2021.

Gus Nadir justru heran, para pendukung Jokowi kini elu-elukan Ferdinand. Padahal dia dulunya sering caci maki Jokowi.

“Yang bikin kaget itu malah banyak pendukung Jokowi yang kini bela dan iya-iya aja dengan Ferdinand,” celetuk Gus Nadir.

Menanggapi itu, Ferdinand mengatakan, dirinya bukan mendukung Jokowi secara pribadi. Tetapi mendukung pemerintah melawan kaum radikal

“Saya tidak mendukung pribadi Jokowi tapi mendukung pemerintah untuk melawan kaum sesat radikalis. Makanya saya menolak jabatan di pemerintahan,” kata Ferdinand menanggapi.

Ferdinand menolak dicap penjilat. Sebab selama ini dirinya tidak mengharapkan jabatan.

“Selain itu kritik saya jelas kepada pemerintah, saya bukan penjilat apalagi harus benci karena tak dapat jabatan. Sehat lalu Gus, terimakasih sudah komen,” sambung Ferdinand Hutahaean. (FIN)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...