PILIHAN REDAKSI

Perbedaan Jadikan Kekuatan, Ansor Pasbar Gelar Seminar Nasional Moderasi Beragama

BENTENGSUMBAR.COM - Di tengah lesunya gerakan organisasi kepemudaan Islam di Kabupaten Pasaman Barat, Gerakan Pemuda Ansor tern...

Advertorial

Inovasi dan Kreatifitas Kunci UMKM Naik Kelas

          Inovasi dan Kreatifitas Kunci UMKM Naik Kelas
BENTENGSUMBAR.COM - Pandemi Covid-19 tidak melulu merugikan UMKM. Bagi pelaku UMKM yang selalu berinovasi dan berkreatifitas serta mampu melihat peluang untuk majulah yang mampu bertahan dan bahkan dapat meningkatkan omzet penjualannya.

Anggi Fitrilia – pemenang UKM Sumsel Awards Kategori Sandang dari Bank Sumsel Babel tahun 2021 sekaligus pemilik Galeri Wong Kito, contohnya.

Ia tidak hanya mampu melihat peluang dalam memproduksi jumputan (pakaian tradisonal asal Sumatera Selatan – Red) dengan memanfaatkan pewarna alami, namun juga berhasil menembus pasar ekspor dari produk turunannya.

“Go Green and Back to Nature,” demikian motto usahanya.

“Selalu belajar dan meningkatkan kapasitas diri sendiri. Lakukan sesuatu dengan ikhlas, lakukan usaha yang dapat bermanfaat bagi orang banyak, mohon do’a restu dari seorang ibu. Kiat usaha masa pandemi Covid-19: 1) Up-grade diri dengan ikuti webinar, 2) Mencoba hal-hal baru dengan menciptakan produk-produk turunan dari produk asal, 3) Go digital, berkolaborasi  dengan platform digital ekonomi,” pungkas Anggi Fitrilia mengeluarkan jurus dalam berusaha.

Hal ini terungkap dalam sebuah acara Webinar Klinik UMKM Bank Sumsel Babel dengan tema “Strategi Meningkatkan Daya Saing UMKM untuk Meraih Peluang Pasar” yang dilaksanakan secara virtual melalui platform Zoom Meeting dan Kanal Youtube, pada hari Kamis (21/10), mulai sejak pukul 09.00 – 12.00 WIB.

Terselenggara adanya kerjasama antara Bank Sumsel Babel, Pemprov Sumatera Selatan dan Korwil ICSB - International Council for Small Business Sumsel. Berry Wilson sebagai Host dan  Yulian Hadromi – Asisten Staf Khusus Wakil Presiden RI sebagai Moderator.

Achmad Syamsudin – Dirut Bank Sumsel Babel menjelaskan bahwa “Untuk bertahan diperlukan bantuan kepada UMKM untuk meningkatkan daya saingnya. Misi Bank Sumsel Babel yakni: 1) Menyalurkan KUR – Kredit Usaha Rakyat, 2) Mendukung UMKM dengan Laku Pintar, 2) Bantuan pelatihan dan Bimtek, 3) Klinik UMKM untuk Sumatera Selatan dan Bangka Belitung.”

Selanjutnya Ir. H. Amiruddin M.Si – Kadis Koperasi dan UKM Provinsi Sumatera Selatan mengucapkan terima kasih kepada semua pihak atas terselenggaranya acara ini, khususnya Bank Sumsel Babel dengan ucapan “Selamat Ulang Tahun yang ke-64 jatuh pada tanggal 6/11/2021. Semoga makin berjaya dan terus mendukung kegiatan UMKM di Sumsel dan Bangka Belitung.”

Dalam sambutannya, Wapres RI diwakili oleh Teten Masduki – Menteri Koperasi dan UKM RI memaparkan diterbitkannya Peraturan Pemerintah (PP) No. 7 Tahun 2021 tentang Kemudahan, Pelindungan, dan Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah, tertanggal 02 Februari 20221.

“Dengan ditetapkannya PP ini, pemberian kemudahan, pelindungan, dan pemberdayaan bagi Koperasi dan UKM dapat lebih optimal, komprehensif dan dapat terkoordinasi dengan baik. PP diharapkan  mendorong Koperasi dan UMKM dapat tangguh dan kuat serta dapat menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia,” ungkap Teten Masduki.

Dr. Aviliani – Pengamat Ekonomi sebagai narasumber menjelaskan Strategi Meningkatkan Daya Saing UMKM untuk Meraih Peluang Pasar.

“Dunia sudah berubah.  Kontribusi UMKM 60% dalam PDB, namun dari sisi sektor ekonomi yang terbesar dari sektor perdagangan, diikuti dengan akomodasi makanan, minuman dan industri. Ketiga ini mendominasi 80%, hal ini menunjukkan nilai tambah masih rendah,” ungkapnya.

Aviliani menambahkan, “Jadikan masalah sebagai peluang dengan cara inovasi dan kreatifitas, membangun brand/ merek, digitalisasi ekonomi melalui e-commerce/ marketplace.”
Narasumber Samantha Tivani – Korwil ICSB Sumsel menggagas motto “Go Modern, Go Global, Go Digital.”

Untuk UMKM naik kelas, syaratnya: 1) memenuhi standar sertifikasi yakni PIRT, SNI, produk Halal, 2) Produk unggulan, 3) Transformasi digital, 4) Promosi pemasaran produk, berkolaborasi dengan marketplace, perusahaan besar dan pemda, 5) Bimtek untuk meningkatkan kapasitas manajemen, 6) Kejujuran, konsistensi dan konsekwensi. (H. Ali Akbar)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...