PILIHAN REDAKSI

Laporan Ditolak Polda Banten, LQ Indonesia Lawfirm Ragukan Komitmen Kepolisian Tindak Oknum Polisi Smackdown Mahasiswa

BENTENGSUMBAR.COM - LQ Indonesia Lawfirm yang sejak 3 minggu lalu menjadi pelopor adanya modus Oknum POLRI terutama di Fismonde...

Iklan Bank Nagari

Mengaku Tahanan Kota, Anies Baswedan: Saya Tak Bisa Keluar Kota

          Mengaku Tahanan Kota, Anies Baswedan: Saya Tak Bisa Keluar Kota
BENTENGSUMBAR.COM – Gubernur Anies Baswedan mengaku bahwa dirinya seolah menjadi tahanan kota lantaran tak bisa pergi ke mana-mana atau keluar dari wilayah DKI Jakarta.

Hal terkait tahanan kota itu disampaikan Anies Baswedan saat memberi pidato sharing session dalam acara Workshop Nasional Partai Amanat Nasional di Bali, awal pekan ini.

Ketika membuka acara itu, Anies membeberkan sedikit guyonan soal tugas asli Gubernur DKI Jakarta.
Di hadapan para petinggi dan kader PAN se-Indonesia, ia mengatakan tugas Gubernur DKI Jakarta aslinya adalah tahanan kota.

“Saya bersyukur dibebaskan juga tadi, saya bilang ke Bang Zulkifli Hasan, nama resminya Gubernur DKI Jakarta nama senyatanya itu tahanan kota,” ujar Anies Baswedan, Kamis 7 Oktober 2021 seperti dikutip dari kanal YouTube PAN TV.

Ia pun menjelaskan, dirinya menjadi tahanan kota lantaran tugasnya nyaris tidak pernah keluar kota. Bisa dibilang nyaris jarang keluar kota.

Anies bahkan mengaku, terakhir ke Bali pada dua tahun lalu sebelum pandemi Covid-19 melanda Tanah Air.

“Mengapa Gubernur DKI itu tahanan kota, karena kan nggak bisa pergi-pergi. Saya terakhir ke Bali itu dua tahun lalu, bukan karena penutupan (akibat Covid-19). Karena tugas Gubernur Jakarta itu kalau ada pertemuan nasional tinggal nyeberang ke Monas, Presiden panggil semua gubernur tinggal nyeberang ke Monas, Mendagri kumpulkan gubernur tinggal ke Monas, jarang diadakan ke luar kota,” tuturnya.

Oleh karena itu, kata Anies, ketika mendapat undangan untuk menghadiri acara PAN di Bali dirinya langsung bergegas pergi.

Mengutip Hops.id, Anies Baswedan dalam acara itu juga mengaku memanfaatkan forum tersebut untuk menjelaskan soal perkembangan menata dan mengelola pemerintahan DKI Jakarta.

Ia mengatakan, memang capek memimpin Jakarta lantaran kritik datang tiap saat. Namun, menurut Anies Baswedan, sebagai pemimpin dia tidak boleh alergi dengan kritik.

“Di setiap pertemuan apa pun itu harus siap mendengar keluhan, karena inilah paketnya berada di wilayah publik, karena tidak mau terima keluhan, tidak mau terima kritik, di rumah aja. Urus burung dan rumah tangga,” ujarnya. (terkini)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...