PILIHAN REDAKSI

Laporan Ditolak Polda Banten, LQ Indonesia Lawfirm Ragukan Komitmen Kepolisian Tindak Oknum Polisi Smackdown Mahasiswa

BENTENGSUMBAR.COM - LQ Indonesia Lawfirm yang sejak 3 minggu lalu menjadi pelopor adanya modus Oknum POLRI terutama di Fismonde...

Iklan Bank Nagari

Tak Digubris Luhut, Natalius Pigai: Beliau Tahu Saya Sayang Orang-orang Kecil dan Lemah

          Tak Digubris Luhut, Natalius Pigai: Beliau Tahu Saya Sayang Orang-orang Kecil dan Lemah
BENTENGSUMBAR.COM – Natalius Pigai bukan saja mengancam akan melaporkan Presiden Joko Widodo (Jokowi), tapi juga sejumlah pejabat negara. Salah satunya Luhut Binsar Pandjaitan.

Natalius Pigai menyatakan, laporan itu dilakukan lantaran para pejabat negara itu adalah pelaku rasisme terhadap masyarakat Papua.

Bahkan, Natalius Pigai mengklaim memiliki bukti otentik, kendati tak mengungkap bukti otentik yang ia maksud.

Melalui akun Twitter pribadinya, @NataliusPigai2, Pigai kembali menyinggung Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi itu.

Pigai mengungkap, dirinya dan Luhut pernah dua kali berkomunikasi.

“Pak LBP 2 kali pernah kita ngobrol,” tulis Pigai, Kamis, 7 Oktober 2021, dilansir dari PojokSatu.id.

Pigai mengklaim, Luhut sudah cukup mengenal dirinya.

“Beliau tahu saya sayang orang-orang kecil dan lemah,” sambungnya.

Melalui cuitan itu pula, Natalius Pigai mengajukan tiga permintaan.

Pertama, hentikan seluruh aliran sumber daya alam Papua ke luar Papua.

Kedua, deployment dan evaluasi operasi militer di Papua.

“3. Hentikan rasisme pada rakyat Papua. Itu saja yang saya minta, tidak lebih,” tandas Pigai.

Tak Digubris Luhut

Sebelumnya, Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan tak menggubris ancaman pelaporan yang dilontarkan Natalius Pigai.

Itu disampaikan Luhut melalui jurubicaranya, Jodi Mahardi seperti dikutip dari detik.com, Kamis, 7 Oktober 2021.

Jodi hanya menyampaikan komitmen pemerintah dalam pembangunan di Papua.

Tujuannya, tidak lain adalah memajukan Papua dan mensejahterakan masyarakat Papua.

“Saya rasa pemerintah mempunyai keinginan yang tulus untuk terus memajukan pembangunan fisik dan nonfisik serta pemerataan kesejahteraan rakyat di Papua,” jawab Jodi.

Pemerintah, sambung Jodi, juga selalu terbuka bagi siapapun untuk memberikan masukan.

Khususnya masukan yang solutif, konstruktif, dan objektif untuk kemajuan Papua. (*)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...