PILIHAN REDAKSI

Laporan Ditolak Polda Banten, LQ Indonesia Lawfirm Ragukan Komitmen Kepolisian Tindak Oknum Polisi Smackdown Mahasiswa

BENTENGSUMBAR.COM - LQ Indonesia Lawfirm yang sejak 3 minggu lalu menjadi pelopor adanya modus Oknum POLRI terutama di Fismonde...

Iklan Bank Nagari

Novel Baswedan Bakal Dipilih Jadi Ketua KPK Andai Tokoh NU Ini Jadi Presiden RI 2024

          Novel Baswedan Bakal Dipilih Jadi Ketua KPK Andai Tokoh NU Ini Jadi Presiden RI 2024
BENTENGSUMBAR.COM - Belum lama ini, Tokoh Nahdlatul Ulama (NU), Umar Hasibuan atau yang akrab disapa Gus Umar nampak beranda-andai jika dirinya dipercaya sebagai Presiden RI pada 2024 mendatang.

Melalui akun Twitter pribadinya @UmarHasibuan_07, dirinya lantas membeberkan rencana jika didapuk sebagai Presiden RI.

Dalam unggahannya, Gus Umar sapaan akrabnya, jika menjadi Presiden RI dirinya akan menjadikan sosok Novel Baswedan sebagai ketua KPK.

"Andai saya presiden 2024 akan saya pilih Novel Baswedan sbg Ketua @KPK_RI," ujar Gus Umar dilansir Galamedia dari akun Twitter @UmarHasibuan_07 pada Minggu, 3 Oktober 2021.

Lebih lanjut, dalam unggahannya, Gus Umar lantas menanyakan kepada para pengikutnya kira-kira siapa saja yang akan ditangkap oleh Novel Baswedan.

"Kebayang gak kalian siapa2 saja yg akan ditangkap oleh Novel?," tanyanya.

Seperti yang diketahui, Novel Baswedan dan 56 pegawai KPK lainnya telah resmi diberhentikan dari lembaga antirasuah tersebut pada 30 September 2021.

Novel Baswedan beserta 56 pegawai KPK lainnya diberhentikan lantaran tak lolos tes TWK.

Meski begitu, Novel Baswedan mengaku bersyukur lantaran berhenti dengan meninggalkan legasi yang baik.

"Kemarin saya & kawan2 resmi berhenti dgn hormat dari KPK. Alhamdulillah kami berhenti meninggalkan legasi yg baik," katanya.

Lebih jauh, Novel Baswedan mengatakan bahwa ia dan pegawai lainnya memiliki prestasi yang hebat semasa bekerja di lembaga antirasuah tersebut.

Tak hanya itu, Novel Baswedan merasa tidak pernah melanggar ataupun berbuat tercela, sehingga ia bisa keluar dengan kepala yang tegak.

"Prestasi penindakan, pencegahan &manajemen SDM yg hebat. Tdk berbuat tercela/pelanggar etik. Kami keluar dgn kepala tegak krn menjaga integritas," tuturnya, dilansir dari Galamedia. (*)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...