PILIHAN REDAKSI

Laporan Ditolak Polda Banten, LQ Indonesia Lawfirm Ragukan Komitmen Kepolisian Tindak Oknum Polisi Smackdown Mahasiswa

BENTENGSUMBAR.COM - LQ Indonesia Lawfirm yang sejak 3 minggu lalu menjadi pelopor adanya modus Oknum POLRI terutama di Fismonde...

Iklan Bank Nagari

Pengamat Ichsanuddin Noorsy Singgung Pemerintahan Jokowi, Ferdinand: Buta Hati Kau

          Pengamat Ichsanuddin Noorsy Singgung Pemerintahan Jokowi, Ferdinand: Buta Hati Kau
BENTENGSUMBAR.COM – Mantan politikus Demokrat, Ferdinand Hutahaean menanggapi pernyataan pengamat politik Ichsanuddin Noorsy yang menyebut masyarakat sudah enggan membantu pemerintahan Jokowi.

Ferdinand Hutahaean lewat cuitannya di Twitter, Sabtu 9 Oktober 2021, tampak geram dengan pernyataan Ichsanuddin Noorsy yang menyinggung pemerintahan Jokowi itu.

“Buta hati kau cuk..!!,” geram Ferdinand Hutahaean.

Menurutnya, jika Ichsanuddin enggan membantu pemerintah maka sebaiknya pengamat politik untuk mengurus dirinya sendiri dan jangan membawa-bawa nama rakyat.

Pasalnya, kata Ferdinand, banyak rakyat Indonesja yang hingga saat ini masih setia membantu pemerintahan Presiden Jokowi.

“Jika KAU tak mau membantu pemerintah, setidaknya bicara saja tentang dirimu dan jangan bawa-bawa rakyat karena banyak sekali rakyat yang saling bantu dengan pemerintah,” tuturnya.

Ia pun menjelaskan, pemerintah membantu rakyat dengan berbagai cara. Begitu pun dengan rakyat yang juga selalu membantu pemerintahan Jokowi dengan berbagai cara yang mereka lakukan.

“Pemerintah membantu rakyat dan rakyat membantu pemerintah dengan berbagai cara,” tegas Ferdinand Hutahaean.

Diwartakan sebelumnya, pengamat politik Dr Ichsanuddin Noorsy mengatakan bahwa saat ini telah terjadi apa yang disebut fenomena masyarakat enggan membantu pemerintah.

Adapun persoalan pokoknya, kata Ichsanuddin, masyarakat tidak ingin membantu pemerintah lantaran tak lagi percaya dengan penguasa.

Maka dari itu, ia mengatakan bahwa jika Indonesia ingin memperbaiki perekonomiannya maka hal pertama yang harus diperhatikan adalah kepercayaan sosial.

“Nah itu keywoard-nya, trust, yang dalam buku saya, saya sebut social distrust. jadi kata kunci Indonesia untuk memperbaiki perekonomian sekarang, bangun dulu social trust-nya,” kata Ichsanuddin Noorsy seperti dikutip dari Zonapriangan.

“Kalau Anda masih menjalankan model seperti ini, Anda tidak sedang memperbaiki social trust, padahal sistem yang kemarin, sistem yang Anda tegakkan, itu terjadi social distrust, social disorder, social disobedience, itu yang saya sebut berkali-kali sejak era SBY,” tambahnya.

Lebih lanjut, Ichsanuddin Noorsy mengungkap ada tujuh penyebab yang mengakibatkan munculnya ketidakpercayaan masyarakat terhadap pemerintahan Jokowi.

“Kalau saya di buku ‘Bangsa Terbelah’ ada tujuh poin, satu; penegak hukum yang berpihak, kedua; pemimpin yang adil, ketiga; orang kaya yang tidak mau berderma, keempat; orang cerdas cendikia yang kerjanya cuma mau dibayar,” ujarnya. (terkini)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...