Puan Maharani Mengucapkan Selamat Ulang Tahun untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa

BENTENGSUMBAR.COM - Ketua DPR RI Dr. (H.C) Puan Maharani mengucapkan selamat ulang tahun untuk Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) yang diperingati setiap 24 Oktober. Puan turut pula mengapresiasi peran PBB yang selalu mengambil peran dalam mencegah konflik dan menyalurkan bantuan kemanusiaan.

“Sejak Indonesia merdeka, PBB secara konsisten membantu Indonesia agar bisa menjadi negara yang merdeka, berdaulat, dan mandiri. Semoga hari jadi PBB ini dapat melanggengkan kemitraan yang telah terjalin di antara bangsa-bangsa yang ada di bawah naungan PBB,” ujar Puan.

Puan memandang bahwa sejak didirikan pada 1945 silam, bersamaan dengan kemerdekaan Indonesia, PBB memiliki misi utama dalam pemeliharaan perdamaian dan keamanan internasional. Dalam hal ini PBB sudah pasti bekerja keras untuk mencegah konflik antar-negara, membantu pihak yang berkonflik untuk berdamai, menjaga perdamaian, dan menciptakan kondisi yang memungkinkan perdamaian bertahan dan berkembang.

PBB berperan pula dalam memperjuangkan Hak Asasi Manusia (HAM) yang tertuang dalam Piagam Pendirian PBB dan disebut sebanyak 7 kali. Alhasil menjadikan setiap promosi dan perlindungan HAM sebagai salah satu tujuan utama dan prinsip panduan dari organisasi dunia ini.

Puan memaparkan bahwa komitmen perjuangan terhadap HAM ini bukan main-main dilakukan oleh PBB. Pada tahun 1948 silam, Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia secara nyata membawa HAM ke dalam ranah hukum internasional. Sejak saat itu pula, PBB rutin dan konsisten melindungi Hak Asasi Manusia melalui instrumen hukum atau aktivitas di lapangan.

“Hingga saat ini PBB masih menjalankan hakekat pembentukan organisasi ini, yaitu menjaga harkat hidup kehidupan manusia di dunia. Termasuk kerja sama internasional dalam memecahkan masalah internasional yang bersifat ekonomi, sosial, budaya, atau kemanusiaan,” kata Alumnus UI tersebut.

Puan menyampaikan, organisasi ini bisa dibilang mampu menjadi andalan bagi komunitas internasional untuk mengkoordinasikan operasi bantuan kemanusiaan akibat bencana alam dan ulah manusia di wilayah-wilayah yang berada di luar kapasitas bantuan pemerintah nasional. Komitmen bantuan tersebut dilakukan PBB sejak setelah Perang Dunia II di Benua Eropa yang hancur, yang kemudian negara tersebut mendapat bantuan untuk dibangun kembali, hingga sekarang.

Dalam kesempatan perayaan hari jadi PBB ini, Puan turut Pula menyampaikan untuk setiap negara anggota PBB dapat terus menjalin kerja sama yang baik untuk saling membantu proses pemulihan setelah Pandemi Covid-19. “Saat ini yang kita butuhkan adalah gotong royong antar-negara, kerja sama untuk memulihkan kondisi dan situasi negeri pasca hantaman pandemi,” kata Cucu Bung Karno itu.

“HUT PBB adalah momen yang tepat untuk saling menyadari bahwa hubungan dan perdamaian internasional sangat amat dibutuhkan demi menjaga ketentraman dunia. Kedamaian itu merupakan ujung pangkal kerja sama dan kemajuan global,” kata Puan.

Sebagai negara anggota PBB, lanjut Politisi PDI Perjuangan itu, setiap negara harus mematuhi semua kesepakatan yang diputuskan oleh PBB. Pelanggaran perjanjian perdamaian haruslah diberikan sanksi tegas kepada negara tersebut.

Terkait pelanggaran perdamaian, PBB memang sudah memiliki sanksi militer kepada pihak yang mengancam keamanan. Sanksi ini sebagaimana ditetapkan oleh Dewan Keamanan PBB. Setidaknya terdapat 15 anggota Dewan Keamanan, lima negara merupakan  anggota tetap dan 10 lainnya adalah anggota tidak tetap.

“Semoga kita dapat terus menjaga perdamaian dunia di bawah naungan Perserikatan Bangsa-bangsa, serta kerja sama internasional dalam direkatkan dan tercipta kemajuan global yang merangkul seluruh negeri untuk bangkit kembali setelah hantaman pandemi,” kata Puan.

Laporan: Mela

Silakan baca konten menarik lainnya dari BentengSumbar.com di Google News
BERITA SEBELUMNYA
« Prev Post
BERITA BERIKUTNYA
Next Post »