PILIHAN REDAKSI

Laporan Ditolak Polda Banten, LQ Indonesia Lawfirm Ragukan Komitmen Kepolisian Tindak Oknum Polisi Smackdown Mahasiswa

BENTENGSUMBAR.COM - LQ Indonesia Lawfirm yang sejak 3 minggu lalu menjadi pelopor adanya modus Oknum POLRI terutama di Fismonde...

Iklan Bank Nagari

RR: Jokowi dan Orang-orangnya Gak Tau Reformasi dan Demokratisasi, karena Gak Ikut Berjuang...

          RR: Jokowi dan Orang-orangnya Gak Tau Reformasi dan Demokratisasi, karena Gak Ikut Berjuang...
BENTENGSUMBAR.COM - Ekonom senior Rizal Ramli (RR) mengatakan, perpanjangan masa jabatan presiden bertentangan dengan cita-cita reformasi dan demokratisasi.

Hal tersebut disampaikan Rizal menanggapi adanya wacana perpanjangan masa jabatan presiden menjadi tiga periode melalui mekanisme amendemen terbatas UUD 1945 yang kembali mencuat belakangan ini.

"Perpanjangan masa jabatan itu bertentangan dengan cita-cita reformasi dan demokratisasi," ujar Rizal Ramli dalam video yang diunggah di kanal YouTube Fadli Zon Official, Kamis, 7 Oktober 2021.

Rizal lantas menyinggung Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan orang-orang yang menginginkan perpanjangan masa jabatan presiden.

Menurut Rizal, Jokowi dan orang-orangnya tidak ikut dalam perjuangan reformasi dan menegakkan demokrasi. Sehingga, lanjutnya, mereka tidak mengerti apa artinya reformasi dan demokratisasi.

"Bahwa Jokowi gak ngerti dan orang- orangnya gak ngerti karena mereka gak pernah ikut perjuangan reformasi kok, tidak pernah ikut dalam perjuangan menegakkan demokrasi," ujarnya.

"Jadi bisa jadi mereka memang gak tau artinya reformasi dan demokratisasi," tandas mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman itu.

Karenanya, Rizal Ramli mengingatkan para pendukung Jokowi agar tidak lagi menggaungkan isu-isu mengenai amendemen UUD 1945 yang bertujuan untuk memperpanjang masa jabatan presiden, apa pun bentuknya.

"Enak aja lu mau ganti, lu gak ngerti tuh pengorbanan proses demokratisasi," tegas mantan Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan dan Industri itu.

Seperti diketahui, Presiden Jokowi sudah jelas dan tegas menolak wacana perpanjangan masa jabatan presiden.

Akhir tahun 2019 lalu, Jokowi secara tegas menyebut ada tiga motif yang melandasi seseorang atau kelompok terus memunculkan wacana itu.

Motif pertama, orang itu ingin menampar wajah Presiden; Kedua, orang itu ingin mencari muka; Ketiga, orang itu ingin menjerumuskan Presiden. (Netralnews)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...