PILIHAN REDAKSI

Perbedaan Jadikan Kekuatan, Ansor Pasbar Gelar Seminar Nasional Moderasi Beragama

BENTENGSUMBAR.COM - Di tengah lesunya gerakan organisasi kepemudaan Islam di Kabupaten Pasaman Barat, Gerakan Pemuda Ansor tern...

Advertorial

Semprot Musni Umar, Ferdinand: Komentarnya Tidak Jauh dari Provokasi Bernada Sara

          Semprot Musni Umar, Ferdinand: Komentarnya Tidak Jauh dari Provokasi Bernada Sara
BENTENGSUMBAR.COM - Penggiat Media Sosial Ferdinand Hutahaean mengaku kasihan dengan Menurut Rektor Universitas Ibnu Chaldun Musni Umar.

Hal itu disampaikannya ketika menanggapi cuitan Musni Umar. Menurut Musni Umar, umat Islam mayoritas di Indonesia, tetapi lemah dalam segal hal.

Musni Umar menjelaskan, hal itu terjadi karena secara politik umat Islam tidak memegang kekuasaan.

"Umat Islam mayoritas di Indonesia, tetapi lemah dalam segala hal. Ini terjadi karena secara politik tidak  memegang kekuasaan. Umat Islam seharusnya bagaimana? Klik YouTube tonton dan Subscribe.
https://t.co/yzrZN44LtJ," cuit Musni Umar melalui akun twitternya @musniumar pada Sabtu, 23 Oktober 2021.

Menanggapi cuitan Musni Umar tersebut, Ferdinand Hutahaean mengatakan, Musni Umar minus literasi dan miskin narasi, walau memiliki gelar keserjanaan yang panjang, dan status rektor.

Pasalnya, kata Ferdinand, komentar Musni Umar tidak jauh dari provokasi bernada sara. Padahal, semestinya sebagai seorang rektor, pendapatnya ilmiah.

"Kasihan sekali bapak ini. Gelar panjang, status rektor tapi minus literasi miskin narasi. Komentarnya tdk jauh dari provokasi bernada sara. Padahal semestinya sbg seorang rektor, pendapatnya ilmuah.

Dulu jurnal internasionalnya apa ya sblm dapat gelar Profesor? Penasaran saya..!," pungkas Ferdinand melalui akun twitter @FerdinandHaean3, Ahad, 24 Oktober 2021, seperti dilihat BentengSumbar.com.

Netizen pun membalas cuitan Ferdinand. Berikut balasan dari netizen:

@ImperiumAlexan2: Namanya juga pelawak nyambi rektor

@Aroyand2: Prof abal abal dia itu....

@istiraahat: Dia itu bukan Professor (Guru Besar), Bang. Jd, dia tu diundang ngajar di Malay. Krn di LN, dosen itu disbt professor. Nah,dia ini masuknya Adjunct Professor/Dosen tamu. Eh, dia kegeeran trs bikin acara pengukuhan sndr. Pidatonya, referensinya pake blogspot dan wikipedia. 😂 😂

@ikg_buleleng: Hahaha..sok2an lu Fer..nanya2 jurnal internasional kayak ngerti aja, sma lu aja gak jelas, kuliah gak lulus..🤣🤣🤣 (by)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...