PILIHAN REDAKSI

Perbedaan Jadikan Kekuatan, Ansor Pasbar Gelar Seminar Nasional Moderasi Beragama

BENTENGSUMBAR.COM - Di tengah lesunya gerakan organisasi kepemudaan Islam di Kabupaten Pasaman Barat, Gerakan Pemuda Ansor tern...

Advertorial

Curiga 3 Ustadz Terduga Teroris Sedang Dijebak oleh Seseorang, Mustofa Nahrawardaya Singgung Anggota FPI Pernah Ditipu

          Curiga 3 Ustadz Terduga Teroris Sedang Dijebak oleh Seseorang, Mustofa Nahrawardaya Singgung Anggota FPI Pernah Ditipu
Curiga 3 Ustadz Terduga Teroris Sedang Dijebak oleh Seseorang, Mustofa Nahrawardaya Singgung Anggota FPI Pernah Ditipu
BENTENGSUMBAR.COM – Menurut sosok aktivis, sejumlah 3 ustadz terduga teroris yang beberapa hari lalu ditangkap oleh Densus 88 disebut kena jebakan seseorang.

Aktivis media sosial dan politikus Partai Ummat Mustofa Nahrawardaya menduga ada pihak atau seseorang yang diduga sengaja menjebak 3 terduga teroris itu.

3 ustadz terduga teroris adalah Ketua Umum Partai Dakwah Rakyat Indonesia (PDRI) Ustaz Ahmad Farid Okbah (AF), anggota Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ahmad Zain An-Najah (AZ) dan Anung Al Hamat (AA).

Seperti yang terjadi pada kasus yang menimpa Sofyan Tsauri dan sejumlah anggota Front Pembela Islam (FPI) beberapa tahun lalu, Mustofa Nahrawardaya menilai ada jebakan dan giring opini.

“Kalo ikuti sidangnya Sofyan Tsauri itu terbuka sekali. Bagaimana anak-anak FPI yang sudah dibubarkan itu mereka dijanjikan untuk pergi ke Palestina, tapi ternyata kemudian dilatih di Gunung Bun, Jalin Jantho, Aceh. Dia ditipu kemudian juga ada videonya. Yang merekam tak usah saya sebut. Kemudian video itu minta diupload ke internet kepada mahasiswa yang ada di Solo. Jebakan semacam ini membuat para aktivis muslim yang masih newbie gak paham,” tutur Mustofa Nahrawardaya.

Mustofa Nahrawardaya menilai ketiga ustadz yang diduga teroris itu hanya terjebak dan menjadi korban pukulan.

Mustofa Nahrawardaya kemudian mengungkapkan bahwa ketiga ustadz tersebut telah dijebak dan tidak mengetahui bahwa uang yang ditransfer tersebut ditujukan untuk kegiatan teroris.

Selain itu, informasi pendanaan terorisme hanya berupa informasi dari segelintir orang yang ditangkap sebelumnya.

Persidangan terhadap ketiga terduga teroris tersebut belum berlangsung, sehingga dikhawatirkan akan berujung pada pembingkaian dan pencemaran nama baik lebih lanjut.

Mustofa Nahrawardaya juga mengangkat kasus mantan petinggi FPI, Munarman, yang belum diadili. (Kabarbesuki)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...