PILIHAN REDAKSI

Ilmuwan Kaget Saat Nabi Muhammad Ungkap Sendi Manusia Berjumlah 360

BENTENGSUMBAR.COM - Pengetahun Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam yang mengungkap jumlah sendi manusia sebanyak 360...

Advertorial

Nagari Taram Lakukan Jemput Bola untuk Capai Target Vaksin

          Nagari Taram Lakukan Jemput Bola untuk Capai Target Vaksin
Nagari Taram Lakukan Jemput Bola untuk Capai Target Vaksin.
BENTENGSUMBAR.COM - Gebyar Vaksin, Sumbar Sadar Vaksin terus gencar dilaksanakan dengan berbagai kegiatan pendukung agar lebih menariknya kegiatan tersebut bagi masyarakat. 

Mulai dari pemberian door prize sampai dengan layanan pembuatan SIM masal di lokasi vaksin, seperti yang dilakukan di Nagari Taran Sabtu 06 November 2021.  

Dalam layanan pembuatan SIM masal, petugas hanya melayani masyarakat yang sudah pernah vaksin dengan cara menunjukan sertifikat vaksin. 

Apabila masyarakat yang akan membuat SIM tersebut belum pernah vaksin, maka petugas mengarahkan untuk terlebih dahulu melakukan vaksin yang juga berada dilokasi yang sama.

Kegiatan Sumbar Sadar Vaksin tetap didukung oleh Pemerintah Daerah, Kepolisian dan TNI, guna terciptanya kekebalan kelompok atau herd immunity. 

Terbentuknya kekebalan kelompok atau Herd Immunity merupakan suatu keharusan dalam memutus rantai penyebaran virus Covid-19. 

Untuk mewujudkan kekebalan kelompok tersebut, adalah dengan melakukan vaksin Covid-19, dan juga tetap melaksanakan protokol kesehatan (prokes) covid-19 yang ketat.

Meskipun saat ini kecenderungan terpaparnya penduduk oleh virus covid-19 sudah mulai melandai, kita tidak boleh lengah dan sangat tidak pantas menunjukan euforia, kegembiraan yang berlebihan, sehingga mengabaikan Prokes Covid-19. 

Apabila kembali lengah dengan protokol kesehatan, hal ini tentu akan mengancam terjadinya lagi peningkatan kasus ditengah masyarakat. 

Vaksin dan protokol kesehatan covid-19 adalah merupakan satu kesatuan yang saling menopang dalam rangka membentengi diri, keluarga, orang-orang dekat, dan masyarakat sekitar kita.

Pelaksanaan vaksin dalam rangka memutus rantai penyebaran covid-19, disebagian daerah memiliki beragam hambatan atau tantangan dari masyarakat. 

Hal ini terjadi karena pada awal program ini launching atau diluncurkan, orang-orang yang tidak bertanggungjawab juga melempar hoax atau berita-berita negatif tentang program vaksinasi. 

Berita-berita hoax yang secara terus-menerus dan ditambah  dengan kondisi sebagian besar masyarakat yang belum bijak dalam memanfaatkan teknologi informasi, keadaan ini sangat berkontribusi menciptakan hambatan pencapaian program vaksin covid-19.

Nagari Taram dalam menjawab tantangan kurangnya kesadaran sebagian masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam vaksinasi, melalui Wali Nagari, perangkat Nagari dan Puskesmas serta seluruh pihak saling bahu-membahu dengan cara menjemput bola. 

Hal pertama yang dilakukan dalam program jemput bola ini adalah mendata masyarakat berdasarkan kartu keluarga (KK). 

Data ini sangat penting guna melakukan evaluasi nantinya, serta sangat penting untuk menentukan kebijakan apa yang akan diambil agar pencapaian target vaksin sesuai dengan yang harapkan.

Pada saat jemput bola atau door to door, petugas mencatat apakah masyarakat yang didatangi berdasarkan KK tersebut bersedia atau tidak bersedia untuk melakukan vaksin.

Apabila tidak bersedia, maka ditanyakan alasan kenapa tidak bersedia untuk vaksin, dan dari alasan tersebut maka pihak yang berkompeten akan melakukan pendekatan atau sosialisasi yang lebih intens kepada masyarakat tersebut. 

Dan bagi yang bersedia akan ditawarkan beberapa jadwal yang telah ditentukan, untuk saat ini di Nagari Taram pelaksanaan vaksin covid-19 dilakukan 3 kali dalam seminggu, yaitu hari Senin, Kamis dan Sabtu. Pemilihan waktu pelaksanaan hari Senin, Kamis dan Sabtu adalah, hari Senin dan Kamis merupakan hari Pasar Nagari, sedangkan untuk hari Sabtu karena Sabtu merupakan hari libur bagi pegawai/pekerja.

Gusnedy, Sekretaris Nagari Taram menyampaikan bahwa, kegiatan atau kebijakan yang mendapat dukungan penuh Wali Nagari Defrianto Ifkar, S.Si, akhirnya membuahkan hasil dengan meningkatnya animo masyarakat untuk ikut vaksin. 

Pernah terjadi masyarakat yang hadir untuk vaksin melebihi stok vaksin yang ada, pada saat stok terbatas untuk seratusan peserta vaksin. 

Kemudian warga yang dulunya tercatat belum bersedia untuk vaksin pada saat pendataan, malah antusias untuk ikut vaksin yang dilaksanakan di halaman Kantor Wali Nagari Taram setiap Senin, Kamis dan Sabtu.  

Dan yang membuat kami semakin bersemangat adalah, dengan didatangi oleh rekan-rekan atau nagari lain untuk bertukar informasi bagaimana cara membangun opini positif masyarakat dalam memandang pentingnya vaksinasi ini, pungkas Gusnedy. 

Dalam nuansa hari Pahlawan ini, semoga kita semua dapat menjadi Pahlawan dalam memerangi pandemi covid-19 yang sudah hampir dua tahun melanda Negeri ini, yakninya dengan turut berperan aktif mensukses program vaksinasi sesuai dengan porsi masing-masing. 

Suksesnya vaksinasi covid-19, terwujudnya herd immunity, tetap melaksanakan protokol kesehatan covid-19, semoga ekonomi pulih kembali. (Ads)

#Lipsus Diskominfo Kabupaten Limapuluh Kota
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...