PILIHAN REDAKSI

Perbedaan Jadikan Kekuatan, Ansor Pasbar Gelar Seminar Nasional Moderasi Beragama

BENTENGSUMBAR.COM - Di tengah lesunya gerakan organisasi kepemudaan Islam di Kabupaten Pasaman Barat, Gerakan Pemuda Ansor tern...

Advertorial

Ogah Dukung Capres yang Dekat dengan Rezim Jokowi, Haikal Hassan Tegaskan Dukung Anies: Kakek Beliau Dekat dengan Kakek Saya..

          Ogah Dukung Capres yang Dekat dengan Rezim Jokowi, Haikal Hassan Tegaskan Dukung Anies: Kakek Beliau Dekat dengan Kakek Saya..
BENTENGSUMBAR.COM - Petinggi HRS Center sekaligus pendakwah Haikal Hassan terang-terangan mendukung Gubernur Anies Baswedan untuk maju sebagai calon presiden (capres) 2024.

"Kalo diminta menyebutkan satu nama untuk saat ini kami menjagokan Bapak Anies Baswedan," kata Haikal Hassan dikutip dari channel YouTube Refy Harun.

Menurut Haikal, sejak menjabat sebagai orang nomor satu di Ibu Kota, Anies mampu berdiri di atas semua golongan. Mantan Mendikbud itu juga disebut selalu mengutamakan kepentingan rakyat.

"Selama ini beliau berdiri di atas semua golongan, selama ini beliau berdiri di atas semua kelompok dan mementingkan rakyat," kata Haikal.

Ia juga mengaku punya kedekatan khusus dengan Anies karena kakeknya berteman baik dengan kakek Anies yakni Abdurrahman Baswedan, begitu pun dengan ayahnya.

"Kurang dekat apa saya dengan beliau, kakeknya beliau dekat dengan kakek saya, ayahnya beliau juga teman ayah saya, saya kenal beliau sudah lama," kata Haikal.

Haikal kemudian menyebut bahwa dirinya menghargai profesionalisme Anies. Salah satunya saat dirinya mendukung Anies pada Pilgub DKI 2017, dirinya tidak pernah meminta jabatan apa pun kepada Anies, begitu pun sebaliknya Anies tidak pernah memberi jabatan apa pun kepada Haikal Hassan.

"Saya sangat menghargai profesionalismenya, saya tidak pernah meminta apa pun, dan beliau tidak pernah memberi apa pun. Saya tidak menuntut jabatan apa pun, dan beliau tidak pernah memberi apa pun, ini yang klop sehingga tidak ada hutang budi," kata Haikal.

"Ketika beliau difitnah saya yang membela, apakah saat dia jadi kami digadang-gadang jadi komisaris ini itu, banyak juga saya mengkritik kebijakan beliau, saya mengkritisi, seperti soal (penebangan pohon) di Monas, setelah dijelaskan baru kami memahami," tambah dia.

Haikal kemudian berharap siapa pun yang maju dalam Pilpres mendatang jauh dari kepentingan rezim saat ini.

"Tidak ada lagi ada estafet dari orang yang dipercaya oleh Pak Jokowi dan tim, jangan sampai orang itu, siapa pun orangnya yang lagi digadang-gadang, yang setiap hari tampil di televisi, seorang gubernur," kata Haikal.

"Kami tidak akan mendukung siapa pun yang berada dalam lingkup rezim yang sekarang, hak setiap warta negara untuk mendukung dan tidak mendukung," pungkas dia. (Era)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...