PILIHAN REDAKSI

Ilmuwan Kaget Saat Nabi Muhammad Ungkap Sendi Manusia Berjumlah 360

BENTENGSUMBAR.COM - Pengetahun Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam yang mengungkap jumlah sendi manusia sebanyak 360...

Advertorial

Pendakwah Gus Nur: MUI Mental Jongos, Teroris Hanya Pengalihan Isu

          Pendakwah Gus Nur: MUI Mental Jongos, Teroris Hanya Pengalihan Isu
Pendakwah Gus Nur: MUI Mental Jongos, Teroris Hanya Pengalihan Isu
BENTENGSUMBAR.COM – Pendakwah, Gus Nur meminta kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI) agar tidak bermental jongos saat menanggapi salah satu pengurusnya yang ditangkap Densus 88 atas kasus terorisme.

Gus Nur pun mengaku risih lantaran MUI kesannya lepas tangan terhadap pengurusnya yakni Ustaz Ahmad Zain An Najah yang menjadi tersangka dalam kasus teroris itu.

Menurutnya, seharusnya MUI tidak lepas tangan melainkan melindungi dan memberi pendampingan kepada Ustaz Ahmad Zain.

Hal itu disampaikan Gus Nur dalam video wawancaranya yang tayang di kanal YouTube Mimbartube, seperti dilihat pada Minggu 21 November 2021.

Dalam tayangan video itu, awalnya Gus Nur mengaku yakni teroris merupakan pengalihan isu untuk menutup aib pejabat koruptor.

“Kalau ada teroris jangan kaget, itu pengalihan isu, pejabat koruptor terungkap, baru bikin isu menutupi kebobrokan itu, dulu kan ada itu Bom Panci,” ujar Gus Nur.

Oleh karena itu, ia pun mengaku miris dengan sikap MUI yang seolah lepas tangan terhadap pengurusnya yang dituding teroris.

“Saya agak miris, mohon maaf orang-orang MUI ini, miris saya mendengar MUI seolah lepas tangan pada anggotanya yang dituduh teroris, dilepaskan gitu saja,” tuturnya.

Ia kemudian mengatakan, seandainya dirinya menjadi petinggi MUI maka pihaknya akan membela mati-matian pengurusnya yang dituduh teroris tersebut.

“Kalau saya lembaga MUI-nya, siapa pun (anggota MUI) yang ditangkap, akan saya lindungi sampai palu pengadilan diketuk. Beri support materi, hukum, spiritual sampai terbukti itu teroris atau bukan,” tegasnya.

Mengutip Hops.id, Gus Nur menyayangkan sikap MUI yang menurutnya lepas tangan terhadap pengurus mereka yang dituding teroris tersebut. Menurutnya, sikap itu menunjukkan bahwa lembaga fatwa itu bermental jongos.

“Ini belum apa-apa sudah dilepaskan. Jangan-jangan ini mental jongos ya, ngapunten mohon maaf ya. Kawal dulu dampingi dulu, belum terbuki kok sudah dilepas gitu,” ujarnya. (terkini)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...