PILIHAN REDAKSI

Perbedaan Jadikan Kekuatan, Ansor Pasbar Gelar Seminar Nasional Moderasi Beragama

BENTENGSUMBAR.COM - Di tengah lesunya gerakan organisasi kepemudaan Islam di Kabupaten Pasaman Barat, Gerakan Pemuda Ansor tern...

Advertorial

Puan Maharani Gemakan Semangat Belajar untuk Hadapi Tantangan Masa Depan

          Puan Maharani Gemakan Semangat Belajar untuk Hadapi Tantangan Masa Depan
Puan Maharani Gemakan Semangat Belajar untuk Hadapi Tantangan Masa Depan
BENTENGSUMBAR.COM - Ketua DPR RI Dr. (H.C) Puan Maharani mengingatkan kepada pelajar dan mahasiswa untuk menimba ilmu, menambah pengetahuan, serta mengasah kemampuan dengan sungguh-sungguh. Pasalnya, masa setelah pandemi Covid-19 merupakan waktu yang krusial sekaligus memiliki tambahan tantangan yang signifikan.

“Dunia memang sudah berubah dan akan berubah lebih banyak lagi. Yang akan dihadapi pelajar di masa depan bukan hanya persaingan untuk sukses, tetapi persaingan siapa yang kuat dia yang menang. Mereka yang bangkit dari pandemi akan melakukan segala cara agar tidak jatuh lagi, karena pandemi membuat kita merasakan kejatuhan yang amat dalam sedalam-dalamnya,” kata Puan di Jakarta.

Menurut Politisi PDI Perjuangan itu, masa yang akan datang akan timbul aturan serta permainan baru. Nilai-nilai pun berganti secara signifikan. Perubahan yang dibawa pandemi, mulai dari penyesuaian biologis, gaya hidup, jenis pekerjaan, dan pandangan akan turut terbawa hingga nanti. Kemudian, timbul standar baru di masyarakat.

Ditambah lagi, lanjut Puan, perkembangan teknologi yang semakin pesat serta semakin akrab dengan kehidupan zaman sekarang akan menjadi lebih erat lagi di masa mendatang. Puan bisa memastikan bahwa ke depannya, teknologi baru bermunculan dan akan hidup berdampingan dengan manusia secara seutuhnya.

“Maka penting sekali bagi pelajar untuk terus  update dan upgrade kemampuan  dan penguasaan ilmu sesuai bidangnya masing-masing. Harus ada yang bisa ditonjolkan dan menjadi nilai saing kuat,” ujar Puan.

Puan menyampaikan, menghadapi dunia yang penuh dengan perubahan, anak-anak muda harus bisa memandangnya sebagai jendela baru yang buka jalan peluang. Meski pun tantangan di depan mata semakin sulit, tetapi jalan yang terbuka akan semakin banyak.

Puan meyakini hal tersebut karena kemajuan teknologi informasi dan komunikasi bukan hanya membawa tantangan, tetapi ada kemudahan yang bisa diraih. Hal tersebut memberikan fasilitas penghubung terhubung secara sosial, ekonomi,  politik, dan budaya dengan kehidupan global.

“Tantangan akan selalu ada, tapi cita-cita setinggi dan sebesar pasti dapat diwujudkan,” kata cucu Bung Karno itu.

Puan memandang bahwa ke depannya, dunia akan memandang kemampuan dan kualitas diri manusia sebagai sumber daya yang bersaing. Jika ingin berjaya, anak-anak muda zaman sekarang, pelajar dan mahasiswa sepatutnya digembleng secara kemampuan dan keahlian.

Pasalnya, mereka yang nantinya akan menjadi pilar kemajuan bangsa. Bukan hanya sebagai komoditas tenaga kerja, tetapi juga anak-anak bangsa penggerak Tanah Air ini bersaing dengan berbagai negara internasional.

“Menurut saya, kuncinya adalah gotong royong dalam dunia pendidikan. Saya menggemakan semangat belajar untuk menggali dan tentunya mengasah potensi diri anak-anak kita, bukan apa-apa, tapi untuk mereka juga. Persaingan di masa depan jangan dianggap enteng. Orang tua tidak boleh main-main,” ucap Puan.

Puan percaya bahwa anak Indonesia mempunyai kualitas yang hebat. Hanya saja, potensi itu perlu diasah lebih dalam agar memiliki daya saing tinggi. Otomatis, pendidikan harus dibenahi juga. Sekolah dan pendidikan tinggi bukan hanya melahirkan orang-orang pintar belaka, tetapi harus menghasilkan juara.

Puan juga turut mengingatkan, ilmu yang ditanamkan harus bersamaan dengan kecintaan akan Tanah Air. anak muda wajib memahami Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka  Tunggal Ika agar mengambil bagian menggunakan ilmunya untuk negeri. Pendidikan kebangsaan dan pembangunan karakter penting membentuk manusia Indonesia yang cinta bangsanya serta berkemauan untuk  mandiri.

“Dunia pendidikan turut pula harus dibenahi agar bisa menggembleng anak-anak muda menjadi penghasil ide orisinil yang kaya ilmu. Di masa depan, generasi Indonesia harus menjadi penggerak, kreatif, inovatif, dan sebuah pendobrak. Bersama kita bergotong royong mendampingi anak-anak kita berdikari dan membawa bangsa Indonesia semakin berdaulat di mata dunia,” ucap Alumnus UI itu.

Laporan: Mela
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Loading...