Advertorial

Daerah

Cuek Difitnah, Anies Baswedan: Saya Ini Siapa Sih? Rasul Saja Dinyinyirin Terus

          Cuek Difitnah, Anies Baswedan: Saya Ini Siapa Sih? Rasul Saja Dinyinyirin Terus
Cuek Difitnah, Anies Baswedan: Saya Ini Siapa Sih? Rasul Saja Dinyinyirin Terus
BENTENGSUMBAR.COM – Video lawas Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menanggapi banyaknya fitnah dan hujatan yang diujukan kepadanya kembali beredar di sosial media.

Video itu dibagikan sebagai tanggapan atas pidato Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Giring Ganesha yang menyindir Anies Baswedan saat perayaan HUT PSI. 

Ia menyatakan tidak mau dipimpin seorang pembohong pecatan Presiden Jokowi.

Video Anies cuek menanggapi hujatan dan fitnah dibagikan oleh akun Twitter @Munir_Timur pada Jumat (24/12).

“Cara @aniesbaswedan merespon secuil kader partai seputaran ibukota (psi),” tulis Munir.

Dalam video itu, Anies menegaskan tidak akan mempermasalahkan hujatan dan fitnah yang ditujukan kepadanya.

“Soal negatif thinking, udah kerja setengah mati, udah nonstop, masih juga dinyinyirin. Saya bilang begini kalau soal itu. Ya Allah saya ini siapa sih? Cuma Anies,” ucap Anies dalam video tersebut.

Anies lantas membandingkan nasibnya dengan Rasulullah Muhammad SAW yang difitnah tersu-menerus.

“Apa Anies itu? Anis itu orang biasa. Jangankan Anies, Rasulullah SAW yang akhlak mulai, yang uswatun khasanah itu saja dinyinyirin terus, mandi fitnah gak pernah selesai,” tegas Anies.

“Terus kita berharap tidak seperti begitu? (yang dialami Rasulullah SAW) Enggak lah. Relaks aja,” sambung Anis.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menegaskan tidak peduli dengan fitnah di sosial media.

Bagi Anies, apa yang akan ditulis sejarawan kelak jauh lebih penting ketimbang apa yang ditulis di sosial media.

“Jadi saya sering bilang tidak usah khawatir dengana apa yang ditulis di sosmed. Tapi pikirkan apa yang ditulis para sejarawan nanti dan pikirkan apa yang nanti kita pertanggungjawabkan di hadapan Allah. Itu yang paling penting,” tandas Anies. (Pojoksatu)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »