PILIHAN REDAKSI

Tak Kunjung Ada Sekda Defenitif, Gubernur Tunjuk Kepala Biro Organisasi Sebagai Pj Sekda Padang, Begini Kata Arfian

BENTENGSUMBAR.COM - Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah menunjuk Kepala Biro Organisasi Sekretariat Daerah Provinsi Sumbar, Fi...

Advertorial

Perempuan-perempuan Hebat dalam Keluarga Puan Maharani

          Perempuan-perempuan Hebat dalam Keluarga Puan Maharani
Perempuan-perempuan Hebat dalam Keluarga Puan Maharani
BENTENGSUMBAR.COM - Puan Maharani terlahir sebagai keturunan proklamator, yang mana merupakan Presiden Republik Indonesia pertama, Soekarno. Namun, selain dirinya, ada beberapa perempuan hebat lainnya di keluarga Puan Maharani. Salah satunya tentu saja sang ibunda, Megawati Soekarnoputri sampai sang anak, Pinka Hapsari. 

Ingin mengenal lebih jauh? Yuk simak profil singkatnya  berikut ini: 

Megawati Soekarnoputri

Perempuan yang bernama lengkap Diah Permata Megawati Setiawati Soekarnoputri ini merupakan Presiden Indonesia yang kelima Dia menjabat mulai dari  23 Juli 2001 sampai 20 Oktober 2004. Megawati juga adalah Presiden perempuan Indonesia pertama dalam sejarah pemerintahan Indonesia. 

Megawati sendiri menjadi presiden usai MPR mengadakan Sidang Istimewa pada 2001 silam. 

Sidang Istimewa tersebut dilaksanakan dalam rangka menanggapi langkah Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) yang membekukan lembaga MPR/DPR dan Partai Golkar. 

Terkait karier politiknya, sosok Bung Karno memiliki pengaruh yang sangat kuat terhadap kiprahnya di industri politik. Sejak masih kuliah, Megawati diketahui aktif dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), tepatnya ketika dia berkuliah di Fakultas Pertanian Universitas Padjajaran Bandung. 

Pada 1986, Megawati masuk ke dunia politik. Ia menjabat sebagai Wakil Ketua PDI Cabang Jakarta Pusat. Bisa dibilang karier politiknya begitu melesat, sebab tak membutuhkan waktu lama untuknya menjadi anggota DPR yakni hanya dalam kurun waktu satu tahun. 

Selanjutnya pada 1993, tepatnya saat PDI menggelar Kongres Luar Biasa yang diselenggarakan di Surabaya, Megawati terpilih secara aklamasi menjadi Ketua Umum PDI.

Fatmawati 

Fatmawati merupakan istri Presiden Indonesia pertama, Soekarno. Sosoknya sekaligus  menjadi Ibu Negara Indonesia pertama, yang. menjabat dari tahun 1945 sampai 1967. 

Selain menjadi Ibu Negara, Fatmawati juga dikenal publik sebagai sosok yang berjasa dalam menjahit Bendera Pusaka Sang Saka Merah Putih, yang mana bendera tersebut  dikibarkan untuk pertama kalinya saat upacara Proklamasi Kemerdekaan Indonesia di Jakarta pada 17 Agustus 1945.

Sebelum Indonesia merdeka, Jepang menjanjikan kemerdekaan untuk Indonesia. Lalu, bendera Merah Putih boleh dikibarkan serta lagu Kebangsaan Indonesia Raya diizinkan untuk dikumandangkan. 

Dalam pikiran Fatmawati lalu terlintas jika Indonesia mungkin saja membutuhkan bendera Merah Putih   untuk dikibarkan di Jalan Pegangsaan Timur 56. Tentu saja saat itu tidak mudah untuk mendapatkan kain merah dan putih dalam kondisi seperti saat itu. Namun, berkat bantuan Shimizu, orang ditunjuk oleh Pemerintah Jepang sebagai perantara dalam perundingan Jepang-Indonesia, Fatmawati akhirnya berhasil mendapatkan kain merah putih. 

Singkat cerita, Shimizu membantu mengusahakan kain tersebut melalui salah seorang pembesar Jepang, yang mengepalai gudang di Pintu Air, eks Bioskop Capitol. Bendera itulah yang akhirnya berkibar di Pegangsaan Timur 56 saat Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.

Setelah itu, Fatmawati pun menghabiskan waktunya untuk menjahit bendera Merah Putih  dalam kondisi fisik yang tengah hamil tua dan sudah waktunya untuk melahirkan putra sulungnya, Guntur Soekarnoputra. Bahkan ia kerap menangis saat menjahit bendera pusaka itu. 

Namun, pada akhirnya bendera Merah Putih berhasil terjahit sempurna berkat tangan dan jasa Fatmawati. 

Pinka Hapsari 

Pinka Hapsari adalah putri dari Ketua DPR RI Puan Maharani dan sang suami, Hapsoro Sukmonohadi. Pinka sekaligus menjadi cucu Presiden RI ke-5,  Megawati Soekarnoputri dan cicit dari Presiden RI pertama, Soekarno. 

Tak seperti keluarganya yang lain, Pinka tidak hidup di lingkungan politik. Dia justru memilih untuk mengecap panggung lain. Namun, dirinya pernah beberapa kali menemani sang ibu dan neneknya jika ada keperluan untuk tampil di layar kaca. 

Pinka sendiri menempuh pendidikan di luar negeri, tepatnya di London, Inggris. Ia berkuliah di SOAS University of London dan mengambil jurusan International Relations and Affairs. 

Meski begitu, Pinka juga rupanya memiliki ketertarikan di bidang fashion. Tak mengherankan sih, sebab dia seringkali tampil stylish dan memiliki blog fashion bernama Fashion Upwards yang ia buat sejak  2014 lalu. Dalam blognya itu ia membagikan artikel seputar tips & trik seputar fashion. 

Pinka diketahui pernah magang di  majalah ternama Harpers Bazaar menjadi Fashion & Beauty Editor. 

Selain memiliki ketertarikan di industri fashion, siapa yang sangka jika Pinka juga ternyata pernah bermain film. Judul film yang pernah dilakoninya adalah "Jangan Ambil Borobudurku di tahun" yang rilis pada tahun 2013 silam. Dalam film tersebut, ia Ia beradu akting dengan beberapa artis kenamaan, seperti Rizky Hanggono, Umay, sampai Bucek Deep.

Laporan: Mela
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »