PILIHAN REDAKSI

Tak Kunjung Ada Sekda Defenitif, Gubernur Tunjuk Kepala Biro Organisasi Sebagai Pj Sekda Padang, Begini Kata Arfian

BENTENGSUMBAR.COM - Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah menunjuk Kepala Biro Organisasi Sekretariat Daerah Provinsi Sumbar, Fi...

Advertorial

Ratusan Relawan di Solo Deklarasikan Dukungan Kepada Anies di Pilpres 2024

          Ratusan Relawan di Solo Deklarasikan Dukungan Kepada Anies di Pilpres 2024
Ratusan Relawan di Solo Deklarasikan Dukungan Kepada Anies di Pilpres 2024
BENTENGSUMBAR.COM - Ratusan pendukung Anies Baswedan menggalang dukungan atas kinerja Anies, Minggu (12/12/21). 

Mereka mengatasnamakan ‘Relawan Sobat Anies’ yang menggelar deklarasi dan mengusung Gubernur DKI ini sebagai Calon Presiden.

"Kami melakukan deklarasi dukungan terhadap Pak Anies (Anies Baswedan-red) karena selama beliau bekerja sebagai Gubernur DKI Jakarta sudah terbukti bagus kinerjanya," terang Humas Sobat Anies, Maudy Asmara kepada wartawan.

Berbagai kalangan masyarakat berkumpul dalam deklarasi yang digelar di Adhiwangsa Hotel Solo di Jalan Adi Sucipto, Laweyan, Surakarta. 

Beberapa pernyataan dukungan disampaikan seperti realisasi janji dalam pemilihan gubernur. Relawan menilai sosok Anies layak untuk mendapatkan amanah memimpin negeri ini.

"Beliau itu sebagai role model seorang pemimpin, baik itu kewibawaannya, sopan santunnya, kecerdasannya. Kita ingin, pemimpin yang seperti itu," tandasnya.

Dirinya yakin, dengan terpilihnya Anies Baswedan di Pilpres 2024 mendatang mampu mewujudkan impian tersebut. Memajukan dan menyejahterakan rakyatnya.

Pembina 'Relawan Sobat Anies', Koencoro Loeh Sukmo mengungkapkan baru pertama kali di wilayah Solo dan kabupaten sekitar. 

"Ini yang pertama dilakukan, nantinya kami juga akan melakukan dukungan di sejumlah wilayah lainnya," ungkap Koencoro.

Setelah diketahui dari hasil data yang diperoleh, ternyata sudah ada ribuan relawan pendukung. 

Meskipun begitu, penyelenggaraan deklarasi ini dilakukan pembatasan.

Relawan akan menjawab tentang Anies kepada masyarakat mengedepankan santun tanpa kalimat keras.

"Karena kondisinya masih PPKM, sehingga kami batasi. Beberapa hari lalu, kami sampai menolak 350 orang yang ingin mengikuti kegiatan ini," tutupnya. 

Sumber: Kumparan
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »