Advertorial

Daerah

Dilaporkan Gegara 'Allahmu Lemah,' Ferdinand Hutahaean Fight Back: Saya Laporkan Balik karena Fitnah!

          Dilaporkan Gegara 'Allahmu Lemah,' Ferdinand Hutahaean Fight Back: Saya Laporkan Balik karena Fitnah!
Dilaporkan Gegara 'Allahmu Lemah,' Ferdinand Hutahaean Fight Back: Saya Laporkan Balik karena Fitnah!
BENTENGSUMBAR.COM - Pegiat media sosial Ferdinand Hutahaean memastikan akan mengikuti dengan baik semua proses dalam laporan terhadap dirinya.

Salah satu laporan ke Ferdinand dilayangkan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Rabu, 5 Januari karena menggangp cuitan mantan politikus Partai Demokrat bikin gaduh.

"Sebagai Warga Negara yang baik, saya akan mengikuti dgn baik proses hukum laporan yg dilakukan," tegas Ferdinand lewat akun Twitter resminya, @FerdinandHaean3 dikutip pada Kamis, 6 Januari.

Tak hanya itu, Ferdinand juga mengancam akan melaporkan balik pihak-pihak yang telah menyeret namanya dalam situasi ini.

"Dan saya juga akan melawan dgn melaporkan balik pelapor krn telah memfitnah saya dan menyeret2 saya kepada sebuah situasi yg tdk saya lakukan..!!," tegas Ferdinand.

Laporan ke Ferdinand bermula dari cuitan di akun Twitter-nya soal Allah. Ferdinand menulis begini,"Kasihan sekali Allahmu ternyata lemah harus dibela. Kalau aku sih Allahku luar biasa, maha segalanya, DIA lah pembelaku selalu dan Allahku tak perlu dibela,” demikian tulis Ferdinand dalam akun Twitter, @FerdinandHaean3.

Cuitan itu heboh di media sosial. Beberapa kalangan menganggap cuitan Ferdinand kental bernuansa penistaan terhadap agama. 

Ferdinand lantas membuat klarifikasi mengaku kalau dirinya sedang berdialog pikiran dan hati serta memikirkan banyak beban.

"Ketika saya down tak perlu saya bercerita di media sosial kalau saya sedang down. Tapi saya lakukan dialog imajiner antara pikiran dan hati saya. 'Hai Ferdinand kamu akan habis. Tak akan bisa menjagamu. Allahmu lemah'. Tapi hati saya bilang 'Hey tidak. Allahku kuat'. Jadi jangan samakan Allahku dan Allahmu'. Kira-kira itu dialog imajiner antara pikiran dan hati saya," tuturnya.

Ferdinand juga menegaskan, tidak ada niat untuk menyasar agama tertentu.

"Saya minta maaf kepada siapapun yang merasakan cuitan saya mengganggu atau membuat siapapun tak nyaman. Intinya itu dialog imajiner bukan menyerang siapapun," terangnya. (Voi)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »