PILIHAN REDAKSI

Tak Kunjung Ada Sekda Defenitif, Gubernur Tunjuk Kepala Biro Organisasi Sebagai Pj Sekda Padang, Begini Kata Arfian

BENTENGSUMBAR.COM - Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah menunjuk Kepala Biro Organisasi Sekretariat Daerah Provinsi Sumbar, Fi...

Advertorial

Komnas HAM Tak Setuju Hukuman Mati Herry Wirawan, Habiburokhman: Kayak Nggak Ada Empatinya

          Komnas HAM Tak Setuju Hukuman Mati Herry Wirawan, Habiburokhman: Kayak Nggak Ada Empatinya
Komnas HAM Tak Setuju Hukuman Mati Herry Wirawan, Habiburokhman: Kayak Nggak Ada Empatinya
BENTENGSUMBAR.COM - Komnas HAM tidak setuju dengan tuntutan hukuman mati terhadap terdakwa kasus pemerkosaan santriwati, Herry Wirawan. 

Komnas HAM tuntutan tersebut dinilai bertentangan dengan prinsip HAM.

Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Gerindra, Habiburokhman, menyayangkan sikap Komnas HAM tersebut. 

Habiburokhman meminta untuk menjaga perasaan para korban.

"Kita sangat menyayangkan, dan tadi kita kritisi, Komnas HAM itu, sudah lah kalau dia tidak sepakat hukuman mati kan ada momennya menyampaikan, kayak kemarin ketika bahas KUHP sampaikan, dalam penjelasan RUU KUHP sudah jelas pelaksanaan hukuman mati masih dimungkinkan dalam kondisi tertentu," kata Habiburokhman kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (13/1).

"Jadi tolong dijaga perasaan para korban dan masyarakat yang rasa keadilannya terkoyak-koyak," lanjutnya.

Menurutnya, Komnas HAM seolah membabi buta merespons hukuman mati. 

Habiburokhman setuju jika predator seksual mendapat hukuman mati.

"Saya melihat bukan persoalan setuju, nggak setuju Komnas HAM, tapi seolah Komnas HAM membabi buta ketika merespons kasus hukuman mati. Kalau kasus Herry Wiryawan saya secara umum menolak hukuman mati, tapi untuk predator seksual apalagi terhadap anak, ya saya setuju orangnya ditembak kepalanya," katanya.

"Itu bajingan predator seperti memang harus hukuman mati," lanjutnya.

Waketum Partai Gerindra ini menilai Komnas HAM tidak memiliki empati.

"Bagaimana perasaan korban, perasaan anak-anak, perasaan keluarga. Mendengar pernyataan Komnas HAM ini kayak gak ada empatinya Komnas HAM," lanjutnya. (Jitunews)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »