PILIHAN REDAKSI

Viral! Ditilang Di Bali, Ratu Kecantikan Estonia Sebut Polisi Habiskan Uang Turis

BENTENGSUMBAR.COM - Bule di Bali kembali bikin ulah. Kali ini Miss Global Estonia 2022 Valeria Vasilieva menyebut polisi mengha...

Advertorial

Profil Lengkap Edy Mulyadi yang Dipolisikan Gegara Sebut Prabowo 'Macan Jadi Mengeong': Caleg PKS, Tapi Gagal Duduk di Kursi DPR RI

          Profil Lengkap Edy Mulyadi yang Dipolisikan Gegara Sebut Prabowo 'Macan Jadi Mengeong': Caleg PKS, Tapi Gagal Duduk di Kursi DPR RI
Profil Lengkap Edy Mulyadi yang Dipolisikan Gegara Sebut Prabowo 'Macan Jadi Mengeong': Caleg PKS, Tapi Gagal Duduk di Kursi DPR RI
BENTENGSUMBAR.COM - Seorang pria bernama Edy Mulyadi mendadak jadi perbincangan gara-gara pernyataanya yang dinilai menghina Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto.

Edy Mulyadi sendiri merupakan seorang wartawan senior yang beberapa waktu lalu video berisi pernyataannya sempat viral.

Dalam video tersebut, Edy Mulyadi mengkritisi soal pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) yang disebutnya ada agenda RRC.

"Ada yang mengatakan di sini, sumber informasi saya, tampaknya Jokowi dan RRC ini paham betul tentang kondisi ini, tentang penguasaan ibu kota," kata dia dalam video.

Tak sampai disitu, dalam pernyataannya juga, Edy Mulyadi menyinggung nama Prabowo yang disebutnya seolah seperti macan yang mengeong.

"Masa Menteri Pertahanan kayak begini enggak ngerti sih. Jenderal bintang tiga, macan yang menjadi kayak mengeong gak berarti begini aja," kata dia.

"Ini soal kedaulatan bos. Gila gebleknya kelewatan loh," ucapnya.

Pernyataan yang menyinggung Prabowo itulah yang membuatnya kini dilaporkan oleh kader Gerindra.

Edy Mulyadi disebut telah dilaporkan ke Polda Sulut atas dugaan penghinaan terhadap Prabowo.

Laporan itu dilayangkan oleh DPD Gerinda Sulut dengan laporan polisi laporan polisi (LP) bernomor LP/B/29/I/2022/SPKT/POLDA SULUT.

Lantas siapakah Edy Mulyadi yang dianggap telah menghina Prabowo Subianto itu?

Dilansir dari Galamedia, Edy Mulyadi merupakan wartawan senior yang telah bekerja di beberapa media.

Selain itu, Edy juga diketahui pernah mencalonkan diri sebagai Caleg dari PKS untuk Dapil Jakarta III namun gagal.

Edy lahir di Jakarta pada 8 Agustus 1966 dan memulai kiprahnya sebagai wartawan pada 1991 di Neraca.

Dia juga disebut pernah berkarir di beberapa media besar seperti Media Indonesia, Metro TV, TPI sampai Warta Ekonomi.

Selama ini, Edy Mulyadi dikenal sebagai tokoh yang kontra bahkan kerap mengkritik pemerintah khususnya Presiden Joko Widodo (Jokowi). (*)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »