PILIHAN REDAKSI

Ketua Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto: Orang Minang Harus Bersyukur, Punya Tokoh Sekaliber Andre Rosiade

BENTENGSUMBAR.COM - Ketua Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto menyebutkan, Ikatan Keluarga Minang (IKM) beruntung memiliki Andre ...

Advertorial

Akademisi UIN Jakarta Sentil Puan Maharani: Terkesan Mencari-cari Kesalahan Pak Ganjar

          Akademisi UIN Jakarta Sentil Puan Maharani: Terkesan Mencari-cari Kesalahan Pak Ganjar
Akademisi UIN Jakarta Sentil Puan Maharani: Terkesan Mencari-cari Kesalahan Pak Ganjar
BENTENGSUMBAR.COM - Pengamat Politik Zaki Mubarak blak-blakan menyoroti kejengkelan Ketua DPR RI Puan Maharani karena salah satu gubernur tidak menyambutnya saat kunjungan ke daerahnya.

Puan Maharani menyampaikan hal itu pada saat memberikan arahan dalam rapat koordinasi tiga pilar Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan alias PDIP di Manado, Sulawesi Utara beberapa waktu lalu.

Merespons hal itu, Zaki Mubarak menduga sindiran itu untuk Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang juga merupakan kader partai kepala banteng moncong putih itu.

"Meski partainya sama, keduanya memang sedang berkompetisi untuk mendapatkan dukungan publik," jelas Zaki Mubarak, Ahad, 13 Februari 2022, dilansir dari GenPI.co.

Sementara itu, Ganjar Pranowo lebih unggul daripada Puan Maharani soal elektabilitas.

"Posisi strukturalnya sebagai Ketua DPP PDIP ternyata bukan jaminan elektabilitas baik," ungkap Zaki Mubarak.

Meski Jawa Tengah merupakan lumbung pemilih terbesar PDIP, tingginya dukungan ke Ganjar Pranowo ini membuat Puan Maharani agak jengah.

"Sehingga Puan terkesan mencari-cari kesalahan Pak Ganjar," kata Zaki Mubarak.

Akademisi dari Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta itu menyebut secara politis, Puan Maharani justru dapat merugikan dirinya sendiri terutama pandangan simpati publik.

"Tantangan Mbak Puan adalah bagaimana menjadikan Ganjar sebagai mitra politik, bukan sebagai musuh," tuturnya.

Dengan begitu, prospeknya menuju Pilpres 2024 akan lebih terbuka.

"Oleh karena itu, Puan dan Ganjar perlu duduk bersama bernegosiasi," kata Zaki Mubarak.

Jika pendekatannya konfrontatif, terus menyerang, justru akan merugika saat memilih calon presiden nanti. (*)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »