PILIHAN REDAKSI

Sound System Meledak Kena Air Hujan, Massa Pendukung UAS di Kedubes Singapura Bubarkan Diri

BENTENGSUMBAR.COM - Massa aksi Pertahanan Ideologi Serikat Islam (Perisai) terpaksa membubarkan diri dari aksi unjuk rasa di de...

Advertorial

Anak Durhaka Pecandu Narkoba Tega Aniaya Ibu Kandung hingga Berdarah, Korban hanya Bisa Menangis

          Anak Durhaka Pecandu Narkoba Tega Aniaya Ibu Kandung hingga Berdarah, Korban hanya Bisa Menangis
Anak Durhaka Pecandu Narkoba Tega Aniaya Ibu Kandung hingga Berdarah, Korban hanya Bisa Menangis
BENTENGSUMBAR.COM - Pria yang satu ini pantas disebut anak durhaka karena tega menganiaya orang tuanya.

Pria pecandu narkoba ini tega menganiaya ibunya yang sudah lansia hingga berdarah.

Nasib malang ini menimpa Suryati, wanita renta yang tinggal di Jalan Sei Mencirim, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang.

Ibu yang sudah jadi lansia ini cuma bisa menangis sesenggukan jadi korban penganiayaan sang anak kandung.

Kepalanya bercucuran darah, akibat dilempar handphone oleh sang anak bernama Gali Syahputra.

Suryati tak bisa berbuat banyak terhadap prilaku anaknya yang tega menganiaya dirinya.

Sebab, anaknya merupakan pecandu narkoba.

Suryati hanya bisa meminta bantuan pada warga hingga akhirnya pelaku diamankan massa.

Menurut keterangan warga, Suryati sudah sering dianiaya oleh Gali Syahputra, si anak durhaka.

Selama ini, Gali kerap marah-marah dan menganiaya ibunya yang sudah uzur.

Pada Senin (14/2/2022) sekira pukul 08.15 WIB tadi, Gali Syahputra kembali mengamuk.

"Persoalannya, anak ini mau pergi kerja. Terus minta uang Rp 20 ribu ke ibunya," kata Ketua BKM Masjid Hikmah Al Masturoh, Muhammad Umar, Senin.

Lantaran sang ibu tidak punya uang, Gali Syahputra malah ngamuk.

Dia melemparkan handphone ke kepala ibunya.

Karena kerasnya hantaman handphone, kepala Suryati robek. 

Ibu beranak dua ini lantas cuma bisa menangis dan meminta bantuan warga.

Warga yang iba dengan kondisi Suryati lantas mengamankan korban dari si anak durhaka yang merupakan pecandu narkoba.

Menurut warga, Suryati punya dua anak laki-laki.

Keduanya adalah pecandu narkoba. Selama ini, Suryati tak tinggal di rumahnya.

Suryati yang sudah renta terpaksa tidak tinggal di rumah lantaran rumah itu dikuasai Gali Syahputra, anak durhaka pecandu narkoba.

Untuk menghidupi dan memenuhi kebutuhan sehari-hari, Suryati pun bekerja sebagai petugas kebersihan masjid.

"Memang kasihan lihat ibu ini. Kadang tinggal di masjid dan pondok Tahfidz lantaran diusir oleh anaknya. Padahal itu adalah rumahnya," ungkap Umar.

Karena Suryati terluka, Umar dan warga membawanya ke puskesmas terdekat.

Rencananya, mereka akan melapor ke Polrestabes Medan. (tribun-medan.com)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »