PILIHAN REDAKSI

Mendagri Singapura: Ada Ancaman Serangan Serupa 9/11 dari Indonesia

BENTENGSUMBAR.COM - Singapura menerima ancaman mengenai potensi serangan yang sama dengan peristiwa 9/11. Ancaman tersebut bera...

Advertorial

Ngabalin Bela Gus Yaqut soal Analogi Azan-Gonggongan Anjing: Beliau Anak Ulama

          Ngabalin Bela Gus Yaqut soal Analogi Azan-Gonggongan Anjing: Beliau Anak Ulama
Ngabalin Bela Gus Yaqut soal Analogi Azan-Gonggongan Anjing: Beliau Anak Ulama
BENTENGSUMBAR.COM - Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut) dihujat publik. Musababnya, menteri asal PKB ini memuat analogi soal azan dengan gonggongan anjing. Pemilihan perumpamaan ini dinilai tak tepat.

Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin membela Gus Yaqut.

“Tidak mungkin Gus Yaqut mendiskreditkan azan, mana mungkin, dia anak ulama, dia gus itu. Tidak mungkin, tak boleh ada orang bikin gaduh dengan pernyataan itu,” kata Ngabalin saat dimintai tanggapan, Jumat (25/2).

Ngabalin meminta agar pernyataan Gus Yaqut dibaca dan didengar utuh. Ia juga mengimbau agar tak ada fitnah kepada Gus Yaqut.

“Jangan ada yang memelintir ini barang. Coba dengar dia punya pernyataan. Jangan ada yang memfitnah dan mencederai Menteri Agama Gus Yaqut, jangan. Itu orang baik, itu anak kiai, itu orang soleh, taat beribadah, tidak mungkin dia punya niat mencederai itu,” beber Ngabalin.

Terkait pengaturan suara azan, Ngabalin sependapat dengan Gus Yaqut bahwa azan harus diatur. Apalagi, sebentar lagi akan memasuki Ramadhan.

“Azan ini harus diatur. Azan itu adalah tanda agar orang ingat melaksanakan salat, tapi azan ini kan sebentar lagi masuk ramadhan. Jangan pula orang setengah satu, setengah dua, orang sudah keliling dengan drum ketuk-ketuk dari lorong ke lorong, menderita orang itu,” urai Ngabalin.

“Jadi, diatur, jangan ada orang yang memelintir, membuat gaduh dengan pernyataan itu. Pernyataannya saya dukung. Yang tidak benar adalah ada yang memelintir sambung sana, sambung sini dan membuat hoaks,” pungkas Ngabalin.

Sumber: Kumparan
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »