PILIHAN REDAKSI

Ekspor CPO kembali Dibuka, Andre Rosiade: Solusi Menyelamatkan Petani

BENTENGSUMBAR.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan membuka kembali ekspor sawit mentah (CPO) dan minyak goreng mulai Senin ...

Advertorial

Rampas Senpi Petugas, Jambret di Depan Ucok Durian Tewas Ditembak

          Rampas Senpi Petugas, Jambret di Depan Ucok Durian Tewas Ditembak
Rampas Senpi Petugas, Jambret di Depan Ucok Durian Tewas Ditembak
BENTENGSUMBAR.COM - Polisi menembak mati seorang pelaku jambret di depan Ucok Durian Jalan KH Wahid Hasyim, Kota Medan. Pelaku ditembak di bagian dada setelah berusaha merampas senjata api polisi.

Kapolrestabes Medan Kombes Valentino Alfa Tatareda mengatakan, awalnya polisi menangkap komplotan yang menjambret dokter inisial RN (51) di depan Ucok Durian pada 21 Januari 2022.

Lima orang yang ditangkap adalah MRA alias Agung (21), FA alias Fauzan (22), BS alias Boy (26), AR alias Aris, dan AD alias Adit.

Dari hasil pemeriksaan CCTV, polisi melakukan pengejaran para pelaku. Pelaku Agung kemudian ditangkap di Jalan Kapten Sumarsono, Kecamatan Medan Helvetia pada Kamis (17/2/2022). 

Saat diinterogasi, pelaku mengaku beraksi bersama temannya, Aris, Fauzan dan Adit. Setelah dilakukan pengembangan dan polisi meringkus Fauzan di Jalan Setia Budi Medan. 
Polisi kemudian menelusuri keberadaan Aris dan Adit. 

Keduanya ternyata sudah ditangkap Polsek Sunggal untuk kasus pencurian dengan pemberatan yang lain.

"Berdasarkan hasil interogasi, para pelaku membagi peran. Ada yang mengawasi, ada juga yang mengeksekusi," kata Valentino, dilansir dari iNews pada Sabtu, 19 Febriari 2022.

Setelah beraksi, para tersangka menjual hasil curian mereka kepada tersangka Boy yang berada di Jalan Medan-Binjai KM 12,5. Petugas pun kemudian meringkus Boy. 

Polisi kemudian mengembangkan penyelidikan untuk mencari sepeda motor yang digunakan para tersangka untuk menjalankan aksinya. Tersangka Agung dan Fauzan pun diboyong untuk mencari sepeda motor itu.

Namun dalam perjalanan kedua tersangka mencoba merampas senjata petugas yang membawa mereka. Karena dianggap membahayakan, kedua tersangka kemudian ditembak.

Tersangka Agung terkena tembakan di dada kirinya. Sementara Fauzan ditembak di bagian kaki kiri. 

"Kita langsung larikan tersangka Agung ke rumah sakit. Namun sesampainya di rumah sakit yang bersangkutan dinyatakan meninggal dunia," ujarnya. (*)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »