PILIHAN REDAKSI

Koalisi Indonesia Bersatu, Waketum Golkar: Rumah Baru Ganjar Pranowo

BENTENGSUMBAR.COM - Partai Golongan Karya (Golkar), Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) telah s...

Advertorial

Dipukul Suami Pakai HP, Pelipis Sinta Robek Bersimbah Darah

          Dipukul Suami Pakai HP,  Pelipis Sinta Robek Bersimbah Darah
Dipukul Suami Pakai HP, Pelipis Sinta Robek Bersimbah Darah
BENTENGSUMBAR.COM - Malang nasib Sinta, warga Jalan Bukit Permai, Toboali, Bangka Selatan.  

Perempuam 22 tahun itu, dipukul suami sirinya sendiri menggunakan handphone (HP) hingga luka robek dan mendapatkan lima jahitan di pelipis kanannya.

Pemukulan itu terjadi pukul 02.30 dini hari, pada Kamis (17/3/2022) lalu. Saat itu suami sirinya yakni Rafly (21) warga Desa Gadung, Toboali, Bangka Selatan kesal terhadap Sinta yang tak mau membukakan pintu kontrakan rumahnya. Rafly saat itu hendak mengambil baju.

Karena kesal dan terjadi cekcok mulut, Rafly naik pitam dan langsung menghajar Sinta menggunakan HP. Akibatnya pelipis kanan Sinta robek hingga bersimbah darah.

Tak rela telah dianiaya, Sinta melaporkan kejadian tersebut ke Polres Bangka Selatan untuk ditindaklanjuti.
Kasat Reskrim Polres Bangka Selatan,

AKP Chandra Satria langsung melakukan penjemputan terhadap Rafly untuk dimintai keterangan atas pelaporan tindak pidana penganiayaan tersebut.

“Setelah adanya laporan itu, kami melakukan pengamanan terhadap Rafly yang diduga telah melakukan tindak pidana penganiayaan terhadap istri sirinya,” kata AKP Chandra kepada wartawan, pada Kamis (24/3/2022).

Setelah kejadian saat itu, Rafly langsung bersembunyi di rumah salah satu temannya di Desa Gadung. Setelah mendapatkan informasi tersebut, anggota Opsnal Polres Bangka Selatan bergerak cepat untuk mengamankan Rafly yang sembunyi di kamar rumah temannya.

“Rafly langsung kita ciduk pada pukul 00:30 WIB, Rabu (23/3/2022) kemarin dan kita bawa ke Mako Polres Bangka Selatan untuk kita proses lebih lanjut,” ungkap AKP Chandra.

Sumber: Fakta Berita
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »