PILIHAN REDAKSI

Pj Gubernur Jakarta Diendus buat Singkirkan Anies, Kalau yang Gantiin Gibran…

BENTENGSUMBAR.COM - Pengamat politik yang juga Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah khawatir ...

Advertorial

Ditanya Alasan Masuk Islam, Mantan Pendeta Ini Sebut Kristen Larang Seseorang Punya Tiga Istri, Islam Boleh?

          Ditanya Alasan Masuk Islam, Mantan Pendeta Ini Sebut Kristen Larang Seseorang Punya Tiga Istri, Islam Boleh?
Ditanya Alasan Masuk Islam, Mantan Pendeta Ini Sebut Kristen Larang Seseorang Punya Tiga Istri, Islam Boleh?
BENTENGSUMBAR.COM – Mantan pendeta Yohanes Ignatius Kristanto menyebut salah satu alasan dirinya memutuskan masuk Islam karena Kristen tidak memberikan kepastian terhadap jemaatnya ketika menghadapi masalah, salah satunya jika seseorang memiliki tiga istri.

Menurutnya, yang terjadi di Kristen adalah seringnya muncul tafsir manasuka dari para pendeta yang sebenarnya tidak diatur di dalam Al-Kitab. 

Hal itu membuatnya mulai sering merenung dan menghayati berbagai persoalan yang selama ini mununtut jawaban pasti.

“Jadi ada banyak yang saya renungkan selama saya ada di kekristenan dan sering kali ketika pendeta mengajarkan sesuatu yang sebenarnya tidak ada di Alkitab itu diajarkan, atau yang seharusnya diajarkan tidak diajarkan sebenarnya di sini (menunjuk dada) selalu ingin berontak,” ujarnya dalam dialog Kristologi dilansir dari YouTube Hidayatullah TV pada Senin 21 Maret 2022.

Yohanes kemudian menceritakan, pada suatu hari ada seorang pria awalnya beragama Islam ingin melakukan konversi agama ke Kristen.

Pria tersebut memiliki tiga orang istri berikut juga memiliki keturunan dari istri-istrinya tersebut. 

Saat memutuskan masuk Kristen, pria tersebut meminta pendapat Yohanes terkait status ketiga istrinya tersebut.

Yohanes sempat bingung, sebab persoalan tiga istri ini tidak memiliki landasan penjelasan yang kuat di dalam kekristenan. Akhirnya, Yohanes bertanya kepada pendeta lain yang lebih senior.

Pendeta tersebut menjawab, bahwa hukum yang berlaku terhadap pria tersebut adalah dengan memilih istri pertama, sementara istri kedua dan ketiga ditinggalkan. 

Yohanes kemudian mencari pendeta lain yang kemungkinan memiliki pendapat yang berbeda.

Namun, setelah berkeliling menanyakan perkara tersebut, ternyata jawaban yang ia terima seragam, yaitu pertahankan istri pertama dan tinggalkan istri kedua dan ketiga, begitu juga dengan anak-anaknya.

“Saya tanya mungkin 10 pendeta, semuanya mengatakan tinggalin yang nomor 2-3, anaknya juga ditinggalin, tapi kamu bertanggungjawab untuk setiap bulan ngasih uang,” kata Yohanes.

Masalahnya, apakah dengan meninggalkan istri kedua dan ketiga menyelesaikan masalah? Bukankah hal itu jelas menimbulkan masalah baru, terutama anak-anak dari istri kedua dan ketiga tersebut membutuhkan kasih sayang dari sosok ayah.

“Sekarang pertanyaannya kalau itu anaknya dia, suruh ninggalin, apa itu nda melanggar hukum kasih?” tegasnya.

Akhirnya Yohanes menyerah, dan membiarkan pria tersebut kembali memeluk Islam yang telah memiliki kepastian hukum untuk status tiga orang istri tersebut.

“Kalau bapak mau kembali Islam, kembali aja deh,” pesan Yohanes kepada pria tersebut.

“Harusnya ada solusi ketika orang di dunia mengalami sesuatu solusinya begini, tentunya solusinya ini datang dari yang ciptain kita,” sambungnya.

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »