PILIHAN REDAKSI

Yolla Yuliana, Bidadari Voli Indonesia yang Bikin 3 Pria Terlena

BENTENGSUMBAR.COM - Ada tiga pria tampan yang pernah terlena oleh kecantikan bidadari voli Indonesia, Yolla Yuliana. Yolla Yuli...

Advertorial

Minta RI Tak Undang Putin di KTT G20, Demokrat: Salah Sedikit Indonesia Bisa Terinjak-injak

          Minta RI Tak Undang Putin di KTT G20, Demokrat: Salah Sedikit Indonesia Bisa Terinjak-injak
Minta RI Tak Undang Putin di KTT G20, Demokrat: Salah Sedikit Indonesia Bisa Terinjak-injak
BENTENGSUMBAR.COM - Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Demokrat, Rizki Natakusumah meminta agar pemerintah Indonesia tidak mengundang Presiden Rusia Vladimir Putin dalam forum KTT G20 di Bali. 

Ia khawatir RI melakukan kesalahan di hadapan sejumlah pemimpin negara.

"Jika ada sedikit saja keraguan dari pihak pemerintah untuk menjadi wasit yang layak, maka jangan nekat menghadirkan Presiden Rusia ke Indonesia. Salah-salah sedikit muka Indonesia bisa terinjak-injak di hadapan pimpinan dunia," kata Rizki Natakusumah, dilansir dari  Jitunews pada Sabtu, 26 Maret 2022.

Rizki menilai pemerintah Indonesia belum menunjukkan sikap yang tegas terhadap konflik Rusia dan Ukraina. 

Ia pun mempertanyakan peran nyata Indonesia untuk mendamaikan kedua negara tersebut.

"Mengingat pemerintah Indonesia sendiri tidak menentukan sikap yang tegas terhadap invasi Rusia ke Ukraina, maka pertanyaan sekarang adalah bagaimana pemerintah Indonesia bisa mengelola pro dan kontra kehadiran Presiden Rusia ke pertemuan G20 Summit," bebernya.

"Apakah penyelenggara mampu memainkan peranan nyata untuk menetralisir hal ini di panggung politik dunia tertinggi kelak?" sambungnya.

Lebih lanjut, ia menilai kehadiran Putin di KTT G20 akan menimbulkan reaksi pro dan kontra. 

Ia memprediksi negara-negara yang kontra dengan Rusia akan melakukan aksi spontan.

"Jika Putin hadir, maka pelaksanaan G20 bisa menjadi ajang kontestasi politik global secara langsung dan bisa saja terjadi aksi-aksi ekspresif dari negara-negara yang hadir, entah itu penolakan, dukungan, atau bahkan absennya sikap di antara mereka akan isu ini," pungkasnya. (*)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »