PILIHAN REDAKSI

Desak Pembatalan Sponsor Minuman Keras untuk Formula E, Novel Bamukmin: Anies Pilihan Umat Islam dengan Semangat Bela Agama

BENTENGSUMBAR.COM - Wakil Sekjen Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin mengaku kecewa dengan langkah panitia dan Pemprov ...

Advertorial

Pendukung Jokowi Soroti Ucapan Luhut: Sikap Kami Tegas...

          Pendukung Jokowi Soroti Ucapan Luhut: Sikap Kami Tegas...
Pendukung Jokowi Soroti Ucapan Luhut: Sikap Kami Tegas...
BENTENGSUMBAR.COM - Sekjen Kornas-Jokowi Akhrom Saleh menolak wacana perpanjangan masa jabatan Presiden Jokowi.

"Kami tentu tidak sependapat dengan usulan atau wacana itu," ujar Akhrom, dilansir dari GenPI.co, Jumat (18/3).

Akhrom menjelaskan jika wacana itu terjadi, para elite partai politik terlihat jelas hendak melanggar konstitusi.

Sebelumnya, Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan bahkan mengaku memiliki big data masyarakat setuju penundaan Pemilu 2024.

Menurut Akhrom, klaim Luhut Binsar Pandjaitan perlu dibuktikan melalui pemaparan kepada rakyat.

"Saya kira perlu dibuka data itu ke publik, lalu bagaimana metode penelitiannya dan dijelaskan secara ilmiah. Hal itu agar kita rakyat tahu sumber data dan seperti apa metode penelitiannya," jelasnya.

Sementara itu, Akhrom menilai elite politik dan parpol tengah berusaha kuat mengkhianati rakyat dengan adanya wacana tersebut.

Kondisi itu terlihat jelas ketika elite parpol, Ketum PKB Muhaimin Iskandar, Ketum PAN Zulkifli Hasan, dan Ketum Golkar Airlangga Hartarto kompak menggaungkan wacana penundaan pemilu.

Elite politik dalam pemerintahan Presiden Jokowi pun turut sengaja melempar wacana tersebut agar terlaksana, seperti Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri Investasi Bahlil Lahadalia.

"Sikap kami tegas bahwa Kornas-Jokowi menolak usulan atau wacana memperpanjang masa jabatan presiden hingga 3 periode," kata Akhrom. (*)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »