PILIHAN REDAKSI

Sound System Meledak Kena Air Hujan, Massa Pendukung UAS di Kedubes Singapura Bubarkan Diri

BENTENGSUMBAR.COM - Massa aksi Pertahanan Ideologi Serikat Islam (Perisai) terpaksa membubarkan diri dari aksi unjuk rasa di de...

Advertorial

Sindiran Pedas Abdillah Toha: Ternyata yang Timbun Minyak Goreng Bukan Bulog, tapi Partai-Partai Politik Buat Kampanye

          Sindiran Pedas Abdillah Toha: Ternyata yang Timbun Minyak Goreng Bukan Bulog, tapi Partai-Partai Politik Buat Kampanye
Sindiran Pedas Abdillah Toha: Ternyata yang Timbun Minyak Goreng Bukan Bulog, tapi Partai-Partai Politik Buat Kampanye
BENTENGSUMBAR.COM – Pengamat sosial dan politik, Abdillah Toha memberi sindiran kepada partai-partai politik soal kelangkaan mintak goreng.

Ia menilai bahwa ternyata yang menimbun minyak goreng bukanlah bulog, melainkan partai-partai politik untuk kampanye.

“Ternyata yang menimbun minyak goreng bukan Bulog tapi partai-parta politik buat kampanye,” kata Abdillah Toha melalui akun Twitter pribadinya pada Minggu, 13 Maret 2022.

Bersama pernyataannya, Abdillah Toha melampirkan beberapa berita dan juga cuitan soal partai politik yang menggelontorkan minyak goreng ke masyarakat.

Beberapa partai politik yang ia soroti adalah Parati Gokar, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Solidaritas Indonesia (PSI), dan Partai Demokrat.

Berita pertama berjudul “Partai Golkar Jatim Gelontor Ribuan Minyak Goreng, Sasar Penjual Gorengan di Kota Surabaya”.

Adapun berita ke dua berjudul “Presiden PKS Salurkan Minyak Goreng Gratis untuk Warga Bekasi”.

Selanjutnya, cuitan akun Twitter resmi PSI yang menggelar pasar murah untuk menjula minyak goreng dengan harga murah.

“Minyak goreng masih langkah. DPP PSI Kabupaten Bekasi menggelar pasar murah di Kecamatan Cibarusah. Ratusan liter minyak goreng dijual dengan hargaRp10 per liter. Hadir kerja untuk rakyat,” demikian cuitan PSI.

Berita selanjutnya berjudul “Partai Demokrat Sumut Bagikan Minyak Goreng Gratis kepada Masyarakat”.

Diterlusuri Terkini.id di kolom komentar, banyak netizen yang turut menyindir partai-partai politik.

“Coba cara yang lebih elegan. Datang ke pasar borong minyak di tiap kios kmdian bagikan ke masy. Penjual di kios dapat manfaat, partai dapat simpati, masyarakat dapat kebahagiaan,” kata @AsmartLa***.

“Nah, kan ke tau an? Tapi lagi-lagi pemerintah yg selalu di kambing hitam kan? Padahal mereka-mereka yang baru suara nyaring itu lh, yang selalu buat ” Ulah”, agar kita selalu tidak damai,” kata @BetySyai***.

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »