PILIHAN REDAKSI

Pilpres 2024, Arief Poyuono Prediksi Kekuatan Jokowi Tidak Diperhitungkan Lagi

BENTENGSUMBAR.COM – Politikus Gerindra Arief Poyuono menilai sosok Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak akan menjadi king maker ...

Advertorial

Anak Buah Tersangka Ekspor Minyak Goreng, Anggota DPR RI Desak Kejagung Periksa Mendag Lutfi

          Anak Buah Tersangka Ekspor Minyak Goreng, Anggota DPR RI Desak Kejagung Periksa Mendag Lutfi
Anak Buah Tersangka Ekspor Minyak Goreng, Anggota DPR RI Desak Kejagung Periksa Mendag Lutfi
BENTENGSUMBAR.COM - Anggota Komisi VI DPR RI Rudi Hartono Bangun mendesak Kejaksaan Agung (Kejagung) juga memeriksa Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi.

Itu setelah Kejagung menetapkan Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Indrasari Wisnu Wardhana (IWW) tersangka ekspor minyak goreng.

Anak buah Mendag Lutfi itu diduga memberikan fasilitas ekspor crude palm oil (CPO).

Rudi Hartono menilai, kasus ini bisa menjadi pintu awal mengungkap tabir di balik sengkarut minyak goreng di Indonesia belakangan ini.

Menurutnya, tidak ada alasan bagi Kejagung untuk tidak mengungkap tuntas kasus tersebut.

Dengan demikian, semua dugaan permainan dan kongkalikong pihak pengusaha CPO dan jajaran Kementerian Perdagangan dapat terungkap.

“Langkah Kejagung sudah tepat,” ujarnya, dilansir dari RMOL pada Rabu (20/4/2022).

Rudi Hartono menyebut, Kejagung juga harus tegas dan gerak cepat untuk menyelidiki kasus ini sampai tuntas.

“Karena di Kemendag semua kuncinya dan pengusaha CPO nakal yang jadi inti kelangkaan minyak goreng di Indonesia,” jelasnya.

Bukan hanya pejabat, Rudi Hartono juga mendesak Kejagung memeriksa Mendag Muhammad Lutfi karena ia adalah pemimpin institusi dalam hal ini Kemendag.

“Menteri Perdagangan juga harus diperiksa. Karena dia sebagai pimpinan tertinggi di Kemendag pasti tahu kebijakan yang diambil anak buahnya,” katanya.

Selama ini, Komisi VI juga sudah kerap menayakan kelangkaan dan permasalahan minyak goreng kepada Mendag Muhammad Lutfi dan anak buahnya.

Tapi selama itu juga, Kemendag selalu menuding kelangkaan minyak goreng adalah ulah para pengusaha.

Dengan penetapan tersangka ini, sambungnya, membuktikan bahwa kisruh minyak goreng di Indonesia berasal dari internal Kementerian Perdagangan.

Yakni dengan mengeluarkan izin ekspor ke para pengusaha minyak goreng dan tidak mempedulikan aturan Domestic Market Obligation (DMO) dan Domestic Price Obligation (DPO).

“Jika tahu kebijakan yang salah itu, kenapa Mendag mendiamkan dan pura-pura tidak tahu?” heran dia. (*)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »