PILIHAN REDAKSI

Aneh! Lin Che Wei Bukan Pejabat Kemendag tapi Jadi ‘Penentu’ Rekomendasi Ekspor CPO

BENTENGSUMBAR.COM - Peran Lin Che Wei dalam kasus dugaan korupsi ekspor CPO (Crude Palm Oil) lagi-lagi bikin publik tercengang....

Advertorial

Lagi Asyik, 23 Orang Remaja Bukan Suami Istri Terjaring Satpol PP Padang, Bahkan Ada 1 Wanita 2 Pria Sekamar

          Lagi Asyik, 23 Orang Remaja Bukan Suami Istri Terjaring Satpol PP Padang, Bahkan Ada 1 Wanita 2 Pria Sekamar
Lagi Asyik, 23 Orang Remaja Bukan Suami Istri Terjaring Satpol PP Padang.
BENTENGSUMBAR.COM - 23 orang basangan bukan suami istri (Pasutri) diamankan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang, saat razia Yustisi pada Bulan Ramadan 1443 H tahun 2022 di salah satu penginapan yang berada di kawasan Jalan Dobi Kampuang Pondok Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Selasa (19/4/2022) dini hari.

Bambang Kabid, Penegak Peraturan Perundang undangan Daerah (P3D) Pol PP Padang mengatakan, sebelumnya Satpol PP mendapat laporan masyarakat terkait aktifitas penginapan yang diduga disana adanya pasangan ilegal yang menginap dan membuat masyarakat setempat menjadi resah.

Menyikapi hal tersebut, petugas, langsung melakukan razia ke lokasi. Saat dilakukan pemeriksaan ternyata benar, petugas menemukan pasangan yang bukan suami istri saat dilakukan pemeriksaan ke kamar-kamar penginapan tersebut.

"Mereka berpasang-pasangan dalam kamar, totalnya 23 orang, mereka berumur rata-rata di bawah 24 tahun bahkan ada juga yang kita amankan satu wanita dan dua laki-laki dalam satu kamar. Karena tidak bisa melihatkan surat nikahnya saat dilakukan pemeriksaan, terpaksa mereka yang terjaring ini kita amankan ke Mako untuk di proses lebih lanjut," ujar Bambang Suprianto.

Terkait sangsi, dirinya belum bisa memastikan sangsi apa yang akan diberikan karena masih menunggu hasil dari Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Satpol PP Padang.

"Kita tunggu hasil PPNS, yang jelas, kita panggil pihak keluarganya yang bersangkutan sebagai penjamin dan kita lakukan pembinaan bersama keluarganya, terkait hal ini, pemilik usaha  kita beri surat panggilan untuk menghadap PPNS, jika nanti ditemukan adanya pelanggaran, maka akan kita proses sesuai aturan," tambahnya.

Lebih lanjut Bambang Suprianto menegaskan, razia penyakit masyarakat ini akan terus digelar selama bulan Suci Ramadan, dalam rangka penegakan Peraturan Daerah dan Menjaga Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat di Kota Padang apa lagi ini di bulan  selama bulan suci Ramadan. (*)
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »