PILIHAN REDAKSI

UAS Duga Ditolak Masuk Singapura Karena Dianggap Teroris, Ungkit Kejadian di Timur Leste

BENTENGSUMBAR.COM - Ustaz Abdul Somad alias UAS menceritakan dirinya pernah ditolak masuk Timur Leste pada tahun 2018. Saat itu...

Advertorial

Tegas! Gus Yaqut Perintahkan Ansor Hadapi Eks HTI dan FPI: Jangan Biarkan Pemerintah Sendirian

          Tegas! Gus Yaqut Perintahkan Ansor Hadapi Eks HTI dan FPI: Jangan Biarkan Pemerintah Sendirian
Tegas! Gus Yaqut Perintahkan Ansor Hadapi Eks HTI dan FPI: Jangan Biarkan Pemerintah Sendirian
BENTENGSUMBAR.COM - Ketua Umum GP Ansor, Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut), meminta GP Ansor menghadapi semua tantangan kebhinekaan.

Salah satunya, kata Yaqut Cholil Qoumas, menghadapi aktivitas orang-orang eks Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dan eks Front Pembela Islam (FPI).

Yaqut Cholil Qoumas menegaskan pemerintah telah membubarkan HTI dan FPI.

Namun, lanjut Yaqut Cholil Qoumas, para eks anggota dua organisasi tersebut masih terus bergerak.

"Mereka masih berkelindan di bawah tanah. Mereka masih bergerak dengan cara mereka. Ini pekerjaan-pekerjaan kita semua. Jadi tolong ini dipikirkan," kata Yaqut Cholil Qoumas saat membuka Konferensi Besar (Konbes) XXV Gerakan Pemuda Ansor di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, seperti dilihat FIN dari chanel Youtube Gerakan Pemuda Ansor pada Rabu (30/3/2022).

Menurut Gus Yaqut, GP Ansor tidak boleh membiarkan pemerintah sendirian menghadapi eks anggota HTI dan FPI.

"GP Ansor adalah terdepan dalam mempertahankan NKRI. Kita tidak bisa membiarkan aparatur negara menghadapi eks HTI, eks FPI yang sejenis. Kita tidak bisa serahkan itu semua kepada aparatur negara untuk menghadapinya sendiri," imbuh Gus Yaqut yang juga Menteri Agama ini.

Dia menegaskan sebagai masyarakat dan warga bangsa, semua memiliki kewajiban yang sama.

"Ada kelompok-kelompok agama yang menggunakan sebagai tool atau alat untuk memperjuangkan kepentingannya juga masih masif gerakannya. Ini yang harus kita pikirkan bersama," papar Gus Yaqut.

Terlebih, Ansor dan Banser yang mendeklarasikan dirinya sebagai garda terdepan atas pertahanan NKRI.

Karena itu, GP Ansor diminta merumuskan cara-cara menghadapi eks anggota HTI dan FPI tersebut. 

Gus Yaqut berharap cara itu dapat dirumuskan di dalam kongres GP Ansor.

"Ini tolong dipikirkan dan tolong dianalisa. Dilihat apa kebutuhannya. Apa keperluan organisasi dengan melihat situasi yang berkembang seperti sekarang ini. Jangan asal membuat kongres. Tetapi substansinya itu harus dipikirkan," urai Gus Yaqut.

Sumber: FIN.co.id
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »