PILIHAN REDAKSI

Bupati Langkat soal Warga Murtad: Tidak Benar Massal, Ini Ada yang Menggoreng!

BENTENGSUMBAR.COM - Bupati Langkat Syah Afandin buka suara soal kabar adanya warga yang murtad di Kabupaten Langkat, Sumatera U...

Advertorial

Terbongkar Dugaan Korupsi Mafia Minyak Goreng untuk Danai Penundaan Pemilu, Fahri Hamzah: Ini Era Orkestra..

          Terbongkar Dugaan Korupsi Mafia Minyak Goreng untuk Danai Penundaan Pemilu, Fahri Hamzah: Ini Era Orkestra..
Terbongkar Dugaan Korupsi Mafia Minyak Goreng untuk Danai Penundaan Pemilu, Fahri Hamzah: Ini Era Orkestra..
BENTENGSUMBAR.COM – Politisi Partai Gelora, Fahri Hamzah memberikan apresiasi pada keberanian anggota Komisi XI DPR RI Masinton Pasaribu, yang membongkar dugaan informasi korupsi oleh mafia minyak goreng terkait pengumpulan dana (fund rising) untuk mendanai wacana penundaan pemilu.

Fahri Hamzah sangat mendukung langkah Masinton Pasaribu yang menyebut akan mengungkap informasi perihal adanya dugaan pengumpulan dana untuk mendanai wacana penundaan pemilu 2024 dengan korupsi yang dilakukan oleh para mafia minyak goreng yang beberapa diantaranya telah ditangkap dan ditetapkan oleh Kejaksaan Agung (Kejagung).

Masinton Pasaribu bahkan menerangkan bahwa pengumpulan dana untuk mendanai wacana penundaan pemilu 2024 terkait dengan kasus dugaan korupsi ijin ekspor bahan baku minyak goreng atau Crude Palm Oil (CPO) yang melibatkan Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Indrasari Wisnu Wardhana dan 3 orang dari pihak swasta.

Mereka diantaranya Komisaris PT Wilmar Nabati Indonesia MPT, Senior Manager Corporate Affair Permata Hijau Group (PHG) SM, dan General Manager di Bagian General Affair PT. Musim Mas PT.

Fahri Hamzah sebut beruntung ada Masinton Pasaribu di DPR

Sementara itu, Fahri Hamzah mengatakan bahwa Indonesia sangat beruntung karena masih ada sosok Masinton Pasaribu yang duduk sebagai wakil rakyat di DPR RI.

"Untung masih ada yth Bapak @Masinton di Senayan," kata Fahri Hamzah seperti dikutip Hops.ID dari akun Twitter pribadinya, @Fahrihamzah pada Senin 25 April 2022.

Fahri Hamzah juga menyebut bahwa pemberantasan mafia minyak goreng perlu kerja sama antara Kejaksaan Agung (Kejagung), Polri dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Manurutnya ini era orchestra dimana aparat penegak hukumj harus bekerjasama.

"Kita harus memuji @KejaksaanRI dan @KPK_RI dan POLRI @DivHumas_Polri agar maju bersama memberantas Mafia. Ini era Orkestra. Jangan adu domba. Ini kerja bersama," ungkap Fahri Hamzah.

Minta presiden waspada kemungkinan keterlibatan orang terdekat

Fahri Hamzah juga megungkapkan bahwa Presiden harus mewaspadai kemungkinan keterlibatan orang-orang terdekatnya pada kegiatan mafia dan kartel ini. 

“Sebab perilaku mereka bisa langsung merusak Citra presiden sbg penanggung jawab jalannya pemerintahan. Sementara mereka dan kelompoknya tidak merasa punya ikatan dgn rakyat,” terangnya.

“Mereka mudah saja datang dan pergi dengan harta dan kekayaan mereka yang besar yang dikumpulkan dari kejahatan seperti mafia dan kartel ini. Sementara Presiden akan ditahan oleh rakyat dan diminta pertanggungjawabannya sampai akhir masa jabatan. Waspadalah,” lanjutnya.

Sementara itu, Masinton Pasaribu terkait pada kasus dugaan korupsi ijin ekspor minyak goreng dia meminta Kejagung untuk menyelidiki dan mengusut aliran dana korupsi minyak goreng hingga tuntas.

Masinton menilai ada dugaan korupsi yang dilakukan oleh para mafia minyak goreng ada hubungannya dengan pengumpulan dana untuk kampanye wacana penundaan pemilu.

"Menduga bahwa sebagian dari kelangkaan minyak goreng dan kemudian harganya dibikin mahal dan mereka mengutamakan ekspor karena kebutuhan fundraising (pengumpulan dana). Untuk memelihara dan menunda pemilu itu," tegas Masinton.

Sumber: HopsID
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »