PILIHAN REDAKSI

Sinyal dari PAN, Koalisi Indonesia Bersatu Usung Capres yang Figurnya Teratas di Survei

BENTENGSUMBAR.COM - Pasangan calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres) 2024 siap diusung oleh Koalisi Indonesia...

Advertorial

Berterima Kasih kepada yang Salat Ied Tanpa Jarak dan Masker, Nicho: Kalian Telah Buktikan Covid Jahanam Itu Hanya Konspirasi

          Berterima Kasih kepada yang Salat Ied Tanpa Jarak dan Masker, Nicho: Kalian Telah Buktikan Covid Jahanam Itu Hanya Konspirasi
Berterima Kasih kepada yang Salat Ied Tanpa Jarak dan Masker, Nicho: Kalian Telah Buktikan Covid Jahanam Itu Hanya Konspirasi
BENTENGSUMBAR.COM – Aktivis dan pegiat media sosial, Nicho Silalahi berterima kasih kepada Umat Muslim yang Salat Ied tanpa jarak dan masker.

Menurut Nicho Silalahi, orang-orang ini telah membuktikan bahwa Covid-19 hanyalah konspirasi untuk memuluskan kartel farmasi mendapatkan keuntungan.

“Terima kasih kepada kalian yang Sholat Ied tanpa jarak dan masker, kalian telah membuktikan bahwa Covid Jahanam itu hanyalah Konspirasi untuk memuluskan kartel farmasi meraup keuntungan dari bisnis Vaksin, PCR dan Turunannya,” kata Nicho Silalahi.

“Sudah saatnya Plandemik ini dihapus dari negri kita,” sambungnya, sebagaimana dilihat pada Selasa, 3 Mei 2022.

Pernyataan Nicho Silalahi ini mendapat cukup banyak tanggapan dari netizen, baik yang setuju maupun tidak.

Netizen dengan nama akun @Supriadi_*** melontarkan kritikan kepada Nicho Silalahi dan mengingatkan soal korban yanh sudah berjatuhan.

“Kalaupun bang NS tidak percaya pemerintah coba dilihat keluar semua begara mengalami bahkan cina hingga sekarang belum teratasi,” kata netizen ini.

“Tidak percaya juga di luar negeri? Apakah semua negara didunia konspirasi? Terlalu banyak korban sudah syukur kita dah turun,” tambahnya.

Namun, tak sedikit pula netizen yang sependapat dengan Nicho Silalahi terkait pandemi ini.

“Dari awal sudah ketahuan kao ini hanya plademi tapi rakyat nggak bisa berbuat apa,” kata netizen dengab nama akun @Sutikno***.

“Setiap yang bersuara lantang langsung ditangkap dengan tuduhan menyebarkan hoax, tapi sekarang Allah bukakan semuanya agar semua rakyat melek kalo ini hanya plademi,” sambungnya.

Beberapa netizen juga mengaku bahwa sejak awal kemunculan Covid-19, masjid di daerah mereka tetap ramai.

“Dari pertama heboh kopad kopid masjid kami tetap ramai, bahkan Ramadhan kemarin, telat datang sholat gak dapat tempat bang,” kata @Junaidi64698***.

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »