PILIHAN REDAKSI

Kader Pelopor dan Pelapor Berperan Penting Mewujudkan Padang Kota Layak Anak

BENTENGSUMBAR.COM - Dinas P3AP2KB (Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana) ...

Advertorial

Hendri Satrio Kirim Pesan Buat Jokowi: Presiden Nggak Bisa dan Nggak Boleh Jadi King Maker

          Hendri Satrio Kirim Pesan Buat Jokowi: Presiden Nggak Bisa dan Nggak Boleh Jadi King Maker
Hendri Satrio Kirim Pesan Buat Jokowi: Presiden Nggak Bisa dan Nggak Boleh Jadi King Maker
BENTENGSUMBAR.COM - Pengamat politik Hendri Satrio mengatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak boleh mengarahkan siapapun capres pada Pilpres 2024 mendatang.

Hendri Satrio menyebut jika itu terjadi, akan membuat proses pemilu tidak lagi jujur dan adil.

Hal itu disampaikan Hendri Satrio melalui unggahan di akun Twitternya pada Sabtu (28/5/2022).

Pendiri KedaiKopi ini menegaskan presiden tidak bisa dan tidak boleh mendukung siapapun calon presidennya di Pilpres 2024.

Dilihat dari video itu, awalnya Hendri mendapat pertanyaan dari publik apakah presiden bisa menjadi King Maker atau tidak dalam pemilu.

“Saya ditanya, Pak Jokowi ini King Maker atau bukan? Waduhhh. Sebagai presiden Pak Jokowi bukan King Maker dan gak bisa jadi king maker,” kata Hendri Satrio dalam unggahan videonya seperti dikutip FIN dari akun @satriohendri.

Menurut Hendri, Jokowi tak boleh mendukung maupun mengarahkan siapapun calon presiden di pemilu mendatang.

“Pak Jokowi gak bisa mendukung siapapun calon presidennya. Pak Jokowi tidak boleh mengarahkan siapapun calon presidennya,” lanjutnya.

“Presiden gak bisa dan gak boleh jadi King Maker. Harus tidak mendukung siapapun. Pemilu tidak akan Jurdil bila Penguasa berpihak pada calon tertentu,” imbuh Hendri.

Sebab, Jokowi selaku kepala pemerintahan merupakan penyelenggara pemilu.

Karena itu, jika ada arahan dari presiden untuk memilih calon tertentu pemilu dapat dipastikan tidak lagi jujur dan adil.

“Kenapa demikian? Pak Jokowi ini kan presiden, kepala pemerintahan, jadi pemilu itu kan diselenggarakan oleh dirinya. Kalau ada arahan dari presiden, penguasa saat itu nanti image pemilu nggak jujur dan adil,” pungkasnya.

Sumber: FIN.CO.ID
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »